TAKALAR, INDIWARTA.COM – Praktik parkir liar di depan RSUD Maryam menuai sorotan warga. Kendaraan roda dua dan roda empat terlihat memadati bahu jalan poros tanpa penataan yang jelas, sehingga menyebabkan badan jalan menyempit dan mengganggu arus lalu lintas di kawasan tersebut.
Pantauan di lokasi, Kamis, (21/05/2026), deretan kendaraan terparkir di sisi jalan depan rumah sakit. Kondisi itu dinilai membahayakan pengguna jalan karena bahu jalan yang seharusnya steril justru digunakan sebagai area parkir.
Warga mempertanyakan lemahnya pengawasan dari pihak terkait. Mereka menilai praktik parkir liar tersebut terkesan dibiarkan berlangsung tanpa penindakan tegas dari instansi berwenang.
“Kalau terus dibiarkan, ini bisa memicu kecelakaan karena kendaraan yang lewat harus memperlambat laju akibat jalan menyempit,” kata salah seorang warga di sekitar lokasi.
Padahal, pihak rumah sakit disebut telah menyediakan area parkir resmi di dalam lingkungan rumah sakit. Namun, kendaraan pengunjung masih banyak yang memilih parkir di bahu jalan poros.
Situasi itu memunculkan dugaan adanya pembiaran dalam pengelolaan parkir di area luar rumah sakit yang kini menjadi perhatian masyarakat.
Saat dikonfirmasi, pihak RSUD Maryam menyatakan bahwa parkir di bahu jalan tersebut berada dalam kewenangan Dinas Perhubungan. Manajemen rumah sakit menegaskan area parkir di dalam rumah sakit tersedia dan dapat dimanfaatkan pengunjung maupun keluarga pasien agar tidak memarkir kendaraan di luar area rumah sakit.
Masyarakat mendesak Dinas Perhubungan Kabupaten Takalar segera melakukan penertiban sebelum kondisi tersebut memicu kemacetan maupun kecelakaan lalu lintas yang lebih parah.
Warga berharap pemerintah daerah tidak menutup mata terhadap persoalan parkir liar yang dinilai semakin meresahkan dan membahayakan keselamatan pengguna jalan di depan rumah sakit tersebut.
(Muh Ramli JAGUAR)












