TAKALAR, INDIWARTA.COM – Kantor Kelurahan Pattallassang, Kecamatan Pattallassang, Kabupaten Takalar, dipadati warga yang ingin mengakses berbagai layanan publik dalam kegiatan Rumah Layanan Warga (RLW), Jumat, (19/06/2026).
Program yang digelar Pemerintah Kelurahan Pattallassang itu menghadirkan sejumlah layanan terpadu melalui kolaborasi lintas instansi, di antaranya Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD), Dinas Kesehatan, serta BPJS Kesehatan.
Sejak pagi, warga terlihat antusias mendatangi lokasi kegiatan untuk memanfaatkan berbagai layanan yang tersedia, mulai dari pemeriksaan kesehatan gratis, konsultasi dan pelayanan BPJS, hingga layanan sosial lainnya.
Berdasarkan pantauan Indiwarta di lokasi, masyarakat memadati area pelayanan yang dipusatkan di kantor kelurahan. Kehadiran berbagai layanan dalam satu tempat dinilai memudahkan warga karena tidak perlu mendatangi kantor-kantor instansi secara terpisah.
Kepala Kelurahan Pattallassang, Sukri, S.Ksi., M.AP., mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari program pelayanan jemput bola yang bertujuan mendekatkan akses pelayanan kepada masyarakat.
“Rumah Layanan Warga ini bertujuan untuk lebih mendekatkan pelayanan kepada warga. Ini juga sejalan dengan program Bupati Takalar yang menetapkan Tahun 2026 sebagai Tahun Pelayanan,” ujar Sukri.
Ia menjelaskan, program RLW dilaksanakan secara bergilir di seluruh kelurahan yang berada di wilayah Kecamatan Pattallassang agar manfaatnya dapat dirasakan secara merata oleh masyarakat.
Menurutnya, pelayanan yang cepat, mudah, dan dekat dengan warga menjadi salah satu fokus pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas layanan publik.
Salah seorang warga, Daeng Ngai, mengaku terbantu dengan pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia datang untuk mengikuti pemeriksaan kesehatan dan merasa bersyukur karena layanan yang diberikan tidak dipungut biaya.
“Alhamdulillah, pelayanannya gratis dan tempatnya juga dekat sehingga mudah dijangkau,” katanya.
Melalui Rumah Layanan Warga, Pemerintah Kecamatan Pattallassang berharap akses masyarakat terhadap layanan kesehatan, administrasi, dan bantuan sosial semakin terbuka, sekaligus memperkuat kehadiran pemerintah di tengah kebutuhan warga.
Kegiatan itu menjadi salah satu upaya nyata menghadirkan pelayanan publik yang lebih cepat, mudah, dan menyentuh langsung masyarakat di tingkat kelurahan. (*)












