MAKASSAR, INDIWARTA.COM – Perayaan malam pergantian tahun 2024 ke 2025 di Kota Makassar, bakal dijaga ketat oleh ribuan petugas gabungan.
Mulai dari Kepolisian, TNI, Dinas Perhubungan (Dishub) dan instansi terkait lainnya. Banyaknya personel yang dikerahkan ini, guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan terjadi pada malam pergantian tahun tersebut.
Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Mokhamad Ngajib menjelaskan, total ada 1.045 personel gabungan yang dilibatkan dalam pengamanan pergantian tahun baru nantinya.
“Untuk pelaksanaan pergantian malam tahun baru, tentunya kami akan melibatkan sebanyak 1.045 personel dan terdiri dari gabungan TNI, Polri, Dishub Pemerintah Kota Makassar, Satpol PP, Damkar, dan juga ada backup Polda Sulsel dan Brimob,” jelas Ngajib, kepada awak media, Minggu (29/12/2024).
Selain melakukan pengamanan di malam pergantian tahun baru, Polrestabes Makassar juga disebut selama ini gencar melakukan Operasi Lilin 2024, dalam rangka cipta kondisi, seperti operasi minuman keras (miras), utamanya ballo dan operasi petasan yang tidak sesuai ketentuan.
Ngajib menambahkan, dalam pengamanan ini pihaknya turut melibatkan para tokoh agama, tokoh masyarakat, serta tokoh pemuda dan organisasi-organisasi masyarakat lainnya.
Pelibatan personel gabungan dan para tokoh masyarakat ini, dilakukan untuk mengantisipasi sejumlah kerawanan yang dapat saja terjadi di momen tahunan tersebut.
Mulai dari potensi terjadinya pencurian kendaraan bermotor (curanmor), perkelahian antar kelompok (tawuran), balap liar, penggunaan petasan atau kembang api hingga ancaman teroris.
“Juga masalah narkoba, minuman keras sejenisnya dan bencana alam. Inilah beberapa kerawanan yang kita antisipasi, tapi kami telah melakukan antisipasi dan cipta kondisi,” tegasnya.
Disampaikan Kombes Pol Ngajib, bahwa pada malam perayaan pergantian tahun ada beberapa titik yang telah ditentukan untuk menjadi lokasi perayaan.
Hal tersebut dilakukan, berdasarkan hasil kesepakatan bersama antara pihak Kepolisian, TNI dengan pemerintah Kota Makassar.
Adapun lokasi yang ditetapkan sebagai titik atau pusat perayaan malam pergantian tahun baru di Kota Makassar, yakni di Anjungan Pantai Losari, Anjungan MNEK dan juga kawasan Center Point of Indonesia (CPI).
“Beberapa titik ini bisa dijadikan fokus untuk kegiatan masyarakat, di malam pergantian tahun baru,” ucapnya.
Namun, Ngajib berharap, masyarakat dalam merayakan malam pergantian tahun baru sebaiknya dilakukan di rumah saja bersama keluarga atau di tempat ibadah masing-masing, sebagaimana anjuran Kementerian Agama (Kemenag).
Dijelaskannya, masing-masing kecamatan di Kota Makassar melaksanakan kegiatan di wilayah-wilayah sendiri, untuk meminimalisir masyarakat melaksanakan perayaan tahun baru di jalan-jalan umum.
“Ada juga imbauan Kementerian Agama pelaksanaan pergantian tahun baru itu dilaksanakan menjalankan ibadah di tempat ibadah masing-masing dan lebih baik untuk berdoa mudah-mudahan bisa berjalan aman tertib,” pesan Kombes Pol Ngajib.
Sejumlah ruas jalan yang akan ditutup, diantaranya :
1. Sepanjang Jl Jenderal Sudirman, arah barat.
2. Sepanjang Jl Dr Ratulangi, arah barat.
3. Sepanjang Jl Bontolempangan.
4. Sepanjang Jl Sultan Hasanuddin.
5. Sepanjang Jl Lamaddukelleng.
6. Sepanjang Jl Mappanyukki, dari arah barat.
7. Sepanjang Jl Opu Dg Risadju, arah timur.
8. Sepanjang Jl WR Supratman.
9. Jl Penghibur.
10. Sepanjang Jl Somba Opu.
11. Sepanjang Jl Ujungpandang. (*/Arman)












