TAKALAR, INDIWARTA.COM – Kabupaten Takalar menjadi pusat perhatian politik Sulawesi Selatan setelah dipercaya menjadi tuan rumah pelaksanaan Musyawarah Kerja Wilayah (Muskerwil) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Provinsi Sulawesi Selatan, yang berlangsung di Pantai Wisata Topejawa, Kecamatan Mangarabombang, Sabtu (3/5/2025).

Acara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Bupati Takalar Ir. H. Mohammad Firdaus Daeng Manye, MM, Wakil Bupati Takalar Dr. H. Hengky Yasin, S.Sos, MM, Ketua DPRD Takalar Muh. Rijal, serta Anggota Komisi I DPR RI Dr. H. Syamsul Rizal Marzuki Ibrahim, S.Sos, M.Si.
Dalam sambutannya, Bupati Daeng Manye menyampaikan rasa terima kasih kepada DPW PKB Sulsel atas dipilihnya Takalar sebagai pusat kegiatan Muskerwil. Ia menilai kepercayaan ini menjadi momen positif untuk semakin mengenalkan Takalar di tingkat regional maupun nasional.
“Hari ini tepat dua bulan saya dan Pak Hengky memimpin Takalar. Banyak yang bertanya soal program 100 hari kami, tapi bagi kami, setiap hari adalah bagian dari proses 100 hari, bahkan 5 tahun ke depan. Kami fokus pada perubahan yang memberi dampak nyata bagi masyarakat,” ujarnya.
Bupati juga menyoroti pentingnya kolaborasi antara praktisi dan politisi dalam kepemimpinan daerah. Dirinya dan Wakil Bupati yang merupakan kader PKB, disebut sebagai kombinasi ideal dalam mendorong reformasi tata kelola pemerintahan.
Lebih lanjut, Bupati memaparkan visi misi kepemimpinan mereka: “Takalar Unggul dan Berdaya Saing Melalui Ekonomi Digital.” Salah satu pencapaian awal yang disebutkan adalah sudah tersambungnya internet di tiga desa dari enam desa di wilayah kepulauan Tanakeke, serta tujuh program unggulan yang menjadi prioritas, antara lain: peningkatan PAD, digitalisasi, pengelolaan pertanian dan hasil laut, penguatan Bumdes dan koperasi, layanan publik, serta pelestarian lingkungan.
Sementara itu, Ketua Panitia Muskerwil yang juga Ketua Komisi A DPRD Sulsel, Andi Muhammad Anwar Purnomo, menegaskan bahwa kegiatan ini penting untuk mengevaluasi hasil pemilu dan pilkada serta menyusun strategi ke depan.
“PKB di Sulsel, khususnya di Takalar, mengalami lonjakan signifikan. Dari meraih Ketua DPRD hingga berhasil mendudukkan kader sebagai Wakil Bupati. Ini bukti bahwa PKB bangkit dan diterima masyarakat,” tegasnya.
Ia juga menyampaikan bahwa capaian PKB tidak bertumpu pada kekuatan finansial semata, melainkan pada kaderisasi, semangat kebersamaan, dan kerja nyata.
Kegiatan ini diikuti oleh seluruh perwakilan Dewan Pengurus Cabang (DPC) PKB dari 24 kabupaten/kota se-Sulawesi Selatan, menandai semangat konsolidasi dan penguatan struktur partai menuju masa depan yang lebih progresif.
(*/Red)












