BARAK Dukung Kegiatan Karya Wisata SDI Unggulan BTN Pemda di TSM, Bantah Isu Pungli

Pangeran Athar

MAKASSAR, INDIWARTA.COM – Rencana kegiatan karya wisata yang akan dilaksanakan oleh SDI Unggulan BTN Pemda di Trans Studio Makassar (TSM) pada Kamis, 13 Februari 2025, mendapat perhatian dari berbagai pihak. Sorotan muncul terkait harga tiket masuk sebesar Rp 180.000 per siswa, meskipun harga tersebut sudah mencakup seluruh fasilitas pembelajaran, ruang guru, dan beberapa fasilitas lainnya.

Ketua Besar Barisan Aktivis Mahasiswa (BARAK), Masdy, yang mewakili lima organisasi pergerakan, menilai bahwa kegiatan ini sejalan dengan konsep Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dalam Kurikulum Merdeka. Ia menegaskan bahwa program ini sangat positif dan seharusnya didukung, terutama karena SDI Unggulan BTN Pemda Makassar merupakan sekolah unggulan yang menerapkan standar pendidikan berkualitas.

Menanggapi isu yang beredar di media mengenai dugaan praktik pungutan liar (pungli) dalam kegiatan P5 tersebut, Masdy membantah keras tuduhan tersebut. Ia menilai informasi tersebut keliru, tendensius, dan tidak berdasar. Menurutnya, biaya yang ditetapkan sudah mencakup seluruh rangkaian kegiatan dan fasilitas yang akan digunakan selama kunjungan ke TSM.

BARAK pun mendesak Plt. Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar untuk tetap melanjutkan kegiatan karya wisata ini. Mereka beralasan bahwa program tersebut memberikan manfaat besar dalam mengembangkan keterampilan, sikap, dan pengetahuan siswa dalam pembelajaran berbasis proyek. Terlebih, kegiatan ini merupakan bagian dari program pendidikan yang telah dirancang oleh pemerintah.

Sebagai bentuk dukungan, BARAK berencana menggelar aksi unjuk rasa besar-besaran jika tuntutan mereka tidak segera dipenuhi.

“Kami akan terus mengawal agar program ini tetap berjalan demi kepentingan pendidikan yang berkualitas,” tutup Masdy.