JAKARTA, INDIWARTA.COM – Aparat penegak hukum melakukan penggeledahan di kantor Badan Gizi Nasional (BGN), Rabu, (3/06/2026). Aktivitas di lingkungan kantor terlihat tidak biasa sejak pagi. Sejumlah pegawai diminta berada di luar gedung selama proses berlangsung.
Informasi mengenai penggeledahan tersebut turut dikonfirmasi beberapa awak media, sejumlah pihak di lingkungan BGN. Beberapa karyawan terlihat menunggu di halaman depan dan area lobi karena tidak diperkenankan memasuki ruang kerja mereka.

Hingga berita ini ditulis, belum diketahui secara pasti instansi aparat yang melakukan penggeledahan maupun aktivitas yang berlangsung di dalam gedung. Belum ada keterangan resmi dari aparat penegak hukum ataupun manajemen BGN terkait tujuan dan objek pemeriksaan.
Situasi di sekitar kantor berlangsung tertutup. Akses menuju sejumlah area dibatasi selama proses berlangsung. Para pegawai memilih menunggu di luar sembari menanti informasi lebih lanjut mengenai kelanjutan aktivitas perkantoran.
Dikutip dari media BBC.COM Bahwa Peristiwa ini terjadi sehari setelah Presiden Prabowo Subianto melakukan pergantian pimpinan di Badan Gizi Nasional. Dalam keputusan tersebut, Dadan Hindayana tidak lagi menjabat sebagai Kepala BGN.
Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, sebelumnya menyampaikan bahwa Presiden mengambil keputusan untuk melakukan pergantian pimpinan BGN sebagai bagian dari langkah penyegaran organisasi.
Selain Dadan Hindayana, Presiden juga memberhentikan dua wakil kepala BGN, yakni Brigjen Polisi Sony Sonjaya dan Mayjen TNI (Purn) Lodewyk Pusung.
Untuk mengisi posisi Kepala BGN, Presiden menunjuk Nanik S. Deyang yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Kepala BGN. Sementara itu, Agustina Arumsari dan Mayjen TNI Trenggono ditetapkan sebagai Wakil Kepala BGN.
Agustina Arumsari diketahui sebelumnya menjabat sebagai Wakil Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP). Adapun Mayjen TNI Trenggono merupakan perwira tinggi TNI Angkatan Darat yang juga menjabat sebagai Wakil Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara.
Belum diketahui apakah penggeledahan yang terjadi memiliki keterkaitan dengan pergantian pimpinan di BGN. Hingga kini, belum ada pernyataan resmi yang menjelaskan hubungan antara kedua peristiwa tersebut.
Publik masih menunggu penjelasan dari pihak berwenang mengenai dasar, tujuan, serta hasil dari penggeledahan yang dilakukan di kantor Badan Gizi Nasional. (*)












