TAKALAR, INDIWARTA.COM – Industri kosmetik di Kabupaten Takalar memasuki babak baru. Bupati Takalar Mohammad Firdaus Daeng Manye meresmikan gudang dan fasilitas produksi kosmetik PT Mirea Industry Corp (MIC) di Desa Towata, Kecamatan Polongbangkeng Utara, Sulawesi Selatan, Rabu, (10/12/2025.
Peresmian ditandai dengan pengguntingan pita di hadapan jajaran manajemen perusahaan serta unsur pemerintah daerah. Daeng Manye tiba sekitar pukul 10.00 Wita dengan mengenakan seragam PDH, didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum Takalar, Budiar Rosal Saleh, dan Camat Polongbangkeng Utara, Aji Sangaji.
Kehadiran PT MIC disebut sebagai suntikan investasi baru di sektor industri kecantikan lokal. Selain memperluas rantai pasok kosmetik legal, kehadiran pabrik ini diharapkan memperkuat posisi Takalar sebagai daerah yang ramah bagi investor.
“Investasi ini membuka lapangan kerja, membantu masyarakat, dan menggerakkan ekonomi. Ada bahan baku yang masuk, ada distribusi keluar, sehingga aktivitas ekonominya berputar,” ujar Bupati Firdaus usai meresmikan fasilitas tersebut.
Ia menilai perusahaan seperti PT MIC sangat dibutuhkan di tengah maraknya peredaran kosmetik ilegal di Sulawesi Selatan. Menurutnya, kehadiran industri yang mengantongi sertifikasi BPOM akan menjadi jawaban untuk menekan peredaran produk tanpa standar keamanan.
“Mereka menggunakan bahan yang tersertifikasi BPOM, ada proses riset dan pemeriksaannya. Produk yang dihasilkan mengikuti standar yang dianjurkan,” kata Daeng Manye.
Bupati juga menyebut bahwa pasar kosmetik di Takalar sangat potensial. Dengan jumlah penduduk sekitar 320 ribu jiwa, pengguna terbesar berasal dari kelompok perempuan.
“Ini pasar yang besar. Saya bersyukur ada perusahaan yang mau membuka usaha di sini,” ucapnya.
Owner PT Mireya Industry Corp, Ika Merdekawati atau Caca, mengatakan perusahaan siap melahirkan produk kosmetik yang aman, teruji, dan sesuai regulasi. Ia menyebut PT MIC ingin berkontribusi langsung terhadap perekonomian lokal.
“Kami ingin hadir dengan produk yang aman, teruji, dan bisa memberi manfaat ekonomi bagi warga Takalar,” ujar Caca.
Acara soft opening berlangsung hingga pukul 12.00 Wita dan ditutup dengan sesi wawancara bersama jajaran perusahaan dan pemerintah daerah. (*)












