BULUKUMBA, INDIWARTA.COM – Seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Bulukumba, Herman Mustari (45), warga Kasimpureng, Kecamatan Ujung Bulu, harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit setelah diserang dengan senjata tajam oleh seorang pria bernama Cake, Sabtu pagi (23/3/2025) sekitar pukul 10.00 WITA.
Menurut informasi yang dihimpun, Herman Mustari, yang juga dikenal dengan nama Anto Potlot, tengah berada di rumahnya ketika terduga pelaku tiba-tiba datang dengan membawa parang dan langsung menyerangnya tanpa alasan yang jelas.
Akibat serangan brutal tersebut, korban mengalami luka serius di beberapa bagian tubuh, termasuk luka parah di bagian tangan dan siku yang nyaris putus akibat sabetan parang.
Saksi mata di lokasi kejadian mengungkapkan bahwa korban sempat bertanya kepada pelaku mengenai alasan penyerangan tersebut, tetapi pertanyaan itu diabaikan dan pelaku justru langsung menyerangnya.
“Saya tidak tahu apa masalahnya, tiba-tiba pelaku datang dan langsung menyerang korban secara membabi buta dengan parang,” ujar seorang saksi yang enggan disebutkan namanya.
Setelah melakukan penganiayaan, terduga pelaku bersama seorang rekannya langsung melarikan diri dari lokasi kejadian. Warga yang melihat kondisi korban segera membawanya ke RSUD Andi Sultan Daeng Radja untuk mendapatkan pertolongan medis.
Hingga berita ini diturunkan, Kapolsek Ujung Bulu, AKP H. Amri, yang dikonfirmasi wartawan, belum memberikan tanggapan terkait kejadian tersebut. Sementara itu, warga berharap pihak kepolisian segera menangkap pelaku dan mengungkap motif di balik aksi brutal ini.
(*/Red)