TAKALAR, INDIWARTA.COM – Petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Takalar berhasil menggagalkan upaya penyelundupan narkoba jenis tembakau gorilla yang dilakukan oleh seorang pengunjung wanita.
Pelaku berusaha menyelundupkan narkoba dengan cara menempelkannya di telapak kaki menggunakan plester luka saat melakukan kunjungan perayaan Hari Raya Idulfitri.
“Kami mencurigai gerak-gerik seorang pengunjung wanita dan segera melakukan pemeriksaan. Saat digeledah, ditemukan bungkusan mencurigakan di dalam kaos kakinya, menempel di telapak kakinya. Setelah diperiksa, barang tersebut diduga kuat adalah tembakau gorilla seberat sekitar 1 gram,” ungkap Amir, Kepala Subseksi Keamanan Lapas Takalar, Rabu (2/4/2025).
Setelah barang bukti ditemukan, pengunjung tersebut langsung diamankan untuk dimintai keterangan oleh Kepala Seksi Administrasi Keamanan dan Kepala KPLP.
“Narkoba ini rencananya akan diberikan kepada suaminya yang saat ini tengah menjalani masa pembinaan di Lapas Takalar,” ujar Heince, Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas (KPLP).
Heince menambahkan bahwa sesuai arahan Kepala Lapas Takalar, kasus ini telah dilaporkan ke Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Takalar untuk proses penyelidikan lebih lanjut.
“Barang bukti telah kami serahkan kepada pihak kepolisian untuk diproses lebih lanjut, sementara warga binaan yang diduga terlibat juga akan dikenakan tindakan sesuai peraturan yang berlaku,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Lapas Takalar, Mansur, menegaskan komitmennya dalam memberantas peredaran narkoba di dalam lapas. Pihaknya langsung berkoordinasi dengan Polres Takalar dan telah melaporkan kejadian ini kepada Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sulawesi Selatan.
“Keberhasilan ini menunjukkan bahwa sistem pengamanan di Lapas Takalar berjalan efektif. Saya mengapresiasi kinerja petugas yang sigap dalam menggagalkan upaya penyelundupan ini,” ujar Mansur.
Ia menambahkan bahwa langkah ini selaras dengan 13 program akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Ardianto, yang salah satunya menitikberatkan pada pemberantasan narkoba dan tindak kejahatan di lingkungan pemasyarakatan.
“Kami akan terus memperkuat pengamanan, memperketat pemeriksaan, dan meningkatkan koordinasi dengan aparat penegak hukum guna memastikan Lapas Takalar bersih dari narkoba,” pungkasnya.
(*/Red)












