MAKASSAR, INDIWARTA.COM – Ketua DPD GRIB JAYA Sulsel, Muhammad Amin, buka suara terkait kondisi bangsa Indonesia yang terjadi hingga saat ini, terkhusus di Sulawesi Selatan.
Muhammad Amin, menyampaikan, sejumlah pesan moral serta mengajak semua pihak untuk menahan diri dan menjaga kondisi tetap aman dan terkendali.
Duka cita atas meninggalnya Affan Kurniawan, driver online dalam insiden aksi unjukrasa, di Jakarta pada Kamis lalu, dan lebih terkhusus duka cita yang mendalam kepada empat orang yang meninggal atas terbakarnya gedung DPRD kota Makassar, Jumat malam lalu.
“Melalui kejadian hingga hari ini, tentu kita menyampaikan duka cita yang mendalam atas insiden brutal aksi demonstrasi mahasiswa yang berujung pembakaran Gedung DPRD Makassar, puluhan mobil dan motor terbakar hingga menyebabkan meninggalnya beberapa staf DPRD Kota Makassar dan Satpol PP,” tutur Amin, melalui keterangannya, Minggu (31/8/2025).
Muhammad Amin, juga meminta dan mengajak seluruh masyarakat untuk menahan diri dalam menghadapi situasi saat ini. Apabila ini meluas, akan berakibat buruk terhadap kehidupan masyarakat Sulawesi Selatan, terkhusus Kota Makassar.
“Jika Kota Makassar bergejolak seperti kejadian tersebut, maka kehidupan aktivitas di masyarakat akan berhenti, lebih terkhusus berdampak kepada perekonomian,” ungkap Ketua DPD GRIB JAYA Sulsel, Muhammad Amin.
“Menyampaikan aspirasi, silahkan. Anarkis jangan. Secara pribadi dan selaku Ketua DPD GRIB JAYA Sulsel, anggota Grib Jaya, masyarakat, mahasiswa, agar jaga kedamaian dan keamanan serta ketenteraman Sulawesi Selatan, terkhusus Kota Makassar. Jangan mudah terprovokasi oleh oknum-oknum yang tidak dipercaya asal usulnya,” tegas Muhammad Amin.
Ia juga menyampaikan, kepada para pejabat serta wakil rakyat di DPR/DPRD Provinsi/DPRD kota dan Kabupaten, untuk menahan diri dan tidak mengeluarkan ucapan, kebijakan maupun tindakan yang dapat menyinggung hati masyarakat.
Ketua DPD GRIB JAYA Sulsel, Muhammad Amin, pun mengingatkan pemerintah untuk secara bersama-sama menjaga kondisi tetap kondusif. “Kita harapkan pemerintah, agar dapat mengambil kebijakan dan aturan yang baik bagi masyarakat. Haruslah lebih mendengarkan keluhan dan aspirasi masyarakat,” pungkasnya (*/)












