TAKALAR, INDIWARTA.COM – Upacara bendera rutin tanggal 17 kembali digelar Komando Distrik Militer (Kodim) 1426/Takalar, Senin pagi, (20/04/2026). Bertempat di lapangan upacara Makodim di Jalan Fitrah, Pattallassang, kegiatan itu dirangkaikan dengan jam pimpinan yang menitikberatkan pada evaluasi dan arah tugas ke depan.
Kepala Staf Kodim (Kasdim) 1426/Takalar, Mayor Infanteri Halik, bertindak sebagai inspektur upacara. Sekitar 110 personel mengikuti kegiatan yang dimulai pukul 07.00 Wita tersebut. Susunan pasukan terdiri atas kelompok perwira, satuan setingkat kompi prajurit Kodim, serta unsur intelijen dan pegawai negeri sipil di lingkungan Kodim.
Jalannya upacara berlangsung tertib. Kapten Infanteri Alhan, yang juga Danramil 1426-02/Polongbangkeng Selatan, didapuk sebagai komandan upacara. Sementara perwira upacara dipercayakan kepada Kapten Infanteri Nuralam.
Sejumlah personel membacakan teks-teks penting, mulai dari Undang-Undang Dasar 1945, Sapta Marga, Sumpah Prajurit dan Delapan Wajib TNI, hingga Panca Prasetya Korpri.
Dalam amanat Panglima TNI yang dibacakan oleh inspektur upacara, perhatian utama diarahkan pada dinamika lingkungan strategis yang kian kompleks, terutama terkait arus informasi di media sosial. Panglima menekankan pentingnya kewaspadaan prajurit dan aparatur sipil TNI terhadap maraknya berita bohong dan provokasi.
“Banyak opini, berita bohong, dan provokasi disebarkan di media sosial, lalu menjadi sumber perpecahan,” demikian kutipan amanat tersebut.
Prajurit dan PNS TNI diminta tidak terpancing, sekaligus aktif menjaga citra institusi dengan menyebarkan narasi positif. Respons terhadap informasi yang merugikan TNI, lanjut amanat itu, harus disampaikan secara santun dan proporsional.
Seusai upacara, kegiatan dilanjutkan dengan jam pimpinan. Dalam sesi ini, Mayor Halik menyampaikan evaluasi pelaksanaan tugas sekaligus penekanan prioritas kerja ke depan bagi seluruh personel Kodim 1426/Takalar.
Upacara 17-an menjadi salah satu agenda rutin TNI yang tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga sebagai sarana penyampaian kebijakan dan penguatan disiplin prajurit di satuan.
(Red/Muh Ramli JAGUAR)












