Ketua DPRD Muh. Rijal Cetak Kader Militan PKB, Sekolah Kader Perubahan Digelar di Takalar

Pangeran Athar

TAKALAR, INDIWARTA.COM – Ketua DPRD Kabupaten Takalar, H. Muh. Rijal, menggagas pelaksanaan Sekolah Kader Perubahan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) sebagai upaya memperkuat kaderisasi dan membangun soliditas partai. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Pondok Pesantren Hidayatullah, Kabupaten Takalar, Ahad, (7/06/2026).

Program kaderisasi itu terlaksana melalui kolaborasi dengan Lembaga Kaderisasi Partai (LKP) PKB dan diikuti kader-kader muda yang dipersiapkan menjadi agen perubahan serta calon pemimpin masa depan.

Sejumlah tokoh PKB dari berbagai tingkatan turut menghadiri kegiatan tersebut. Mereka antara lain Sekretaris DPW PKB Sulawesi Selatan Muhammad Haekal, Anggota DPR RI Fraksi PKB Syamsu Rizal MI atau Deng Ical, Sekretaris Dewan Syuro PKB Sulsel, Ketua LKP DPW PKB Hasra Hasse, Anggota DPRD Sulawesi Selatan Hj. Fadila Fahriana, para instruktur Sekolah Kader Perubahan, serta pimpinan Pondok Pesantren Hidayatullah Takalar.

Dalam sambutannya, H. Muh. Rijal menegaskan bahwa Sekolah Kader Perubahan bukan sekadar agenda pelatihan rutin. Menurut dia, kegiatan tersebut menjadi ruang strategis untuk memperkuat pemahaman ideologi partai, membangun kapasitas kepemimpinan, serta menyatukan visi kader dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat.

“Sekolah kader ini bukan sekadar pelatihan formal, melainkan momentum untuk melahirkan agen perubahan yang siap mengawal aspirasi masyarakat dan membawa kemajuan bagi Kabupaten Takalar,” kata Rijal.

Kegiatan itu secara resmi dibuka oleh Wakil Bupati Takalar yang juga Ketua DPC PKB Kabupaten Takalar terpilih, Hengky Yasin. Dalam arahannya, Hengky menekankan pentingnya loyalitas, disiplin, dan komitmen kader dalam membesarkan partai sekaligus memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan daerah.

Menurut Hengky, kader PKB harus hadir di tengah masyarakat sebagai solusi atas berbagai persoalan sosial dan pembangunan yang dihadapi daerah.

Selama kegiatan berlangsung, peserta mendapatkan berbagai materi mengenai ideologi partai, kepemimpinan, strategi politik, komunikasi publik, serta penguatan kapasitas organisasi yang dipandu para instruktur berpengalaman.

Setelah seluruh rangkaian kegiatan selesai, Sekolah Kader Perubahan ditutup oleh Anggota DPR RI Fraksi PKB, Syamsu Rizal MI. Politikus yang akrab disapa Deng Ical itu mengingatkan para alumni agar tidak berhenti pada tataran teori, melainkan segera mengimplementasikan pengetahuan yang diperoleh melalui kerja-kerja nyata di tengah masyarakat.

Ia menilai kader yang berkualitas adalah kader yang mampu menjadi penghubung antara aspirasi rakyat dan kebijakan publik.

Melalui kegiatan tersebut, PKB Kabupaten Takalar berharap dapat melahirkan kader-kader yang lebih solid, visioner, dan memiliki militansi tinggi. Partai juga optimistis sekolah kader akan menjadi fondasi penting dalam memperkuat struktur organisasi sekaligus menghadapi berbagai agenda politik dan sosial di masa mendatang. (*)