TAKALAR, INDIWARTA.COM – Ketua DPRD Kabupaten Takalar, H. Muhammad Rijal, menggelar reses masa sidang II di Desa Galesong Kota, Kecamatan Galesong. Dalam pertemuan ini, berbagai aspirasi masyarakat mengemuka, mulai dari transparansi bantuan sosial hingga perbaikan infrastruktur yang mendesak.

Acara ini dihadiri oleh Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta pemerintah desa. Warga yang hadir secara aktif menyampaikan harapan mereka kepada Ketua DPRD, dengan harapan dapat menjadi perhatian dalam perumusan kebijakan daerah.
Salah satu warga, Dg Rannu, menyoroti penghentian bantuan desa yang sebelumnya diterima masyarakat dan meminta transparansi dalam penyalurannya. Sementara itu, Dg Bau mengungkapkan dirinya tidak pernah mendapatkan bantuan sosial dan berharap adanya pemerataan dalam distribusi bantuan bagi warga yang membutuhkan.
Di bidang ekonomi, warga juga mengajukan permohonan program permodalan bagi pelaku UMKM agar usaha kecil dapat berkembang dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Permasalahan infrastruktur juga menjadi sorotan utama dalam reses ini. Juliani meminta fasilitasi Kartu Indonesia Pintar (KIP) bagi keluarga kurang mampu serta perbaikan drainase yang kerap menyebabkan genangan air. Hal serupa disampaikan oleh Dg Nompo yang mengeluhkan banjir di Dusun Bayowa dan mendesak pembangunan drainase yang lebih baik.
Di sisi lain, Umar Dg Pawa menyoroti kondisi tanggul yang semakin memprihatinkan dan mendesak perbaikannya demi keselamatan warga. Selain itu, Dg Suruga meminta agar bantuan sembako yang dulu diterima warga bisa kembali disalurkan, serta mengusulkan pemasangan lampu jalan demi meningkatkan keamanan lingkungan.
Sirajuddin Bantang mengusulkan Dusun Bayowa sebagai contoh transparansi dalam penyaluran bantuan dan mendukung pemekaran Galesong Raya menjadi Kabupaten Galesong untuk pemerataan pembangunan.
Menanggapi berbagai masukan tersebut, Ketua DPRD Takalar, H. Muhammad Rijal, menegaskan komitmennya untuk memperjuangkan aspirasi warga. Ia berjanji akan membawa semua usulan ini ke dalam pembahasan kebijakan daerah agar bisa segera direalisasikan.
“Reses ini merupakan kesempatan bagi kami untuk mendengar langsung kebutuhan masyarakat. Semua aspirasi yang disampaikan akan kami perjuangkan agar bisa diakomodasi dalam program pembangunan daerah,” ujar H. Muhammad Rijal.
Dengan adanya reses ini, masyarakat Galesong berharap berbagai permasalahan yang mereka hadapi dapat segera ditindaklanjuti dan membawa perubahan nyata bagi kehidupan mereka.
(Dg Naba)












