TAKALAR, INDIWARTA.COM – Jajaran Kodim 1426/Takalar bersama Korem 141/Toddopuli meninjau lokasi rencana pembangunan Jembatan Merah Putih yang akan menghubungkan Dusun Bontomanai, Desa Kale Lantang, Kecamatan Polongbangkeng Selatan dengan Dusun Malolo, Desa Ko’mara, Kecamatan Polongbangkeng Timur, Rabu, (20/05/2026).
Peninjauan dilakukan sekitar pukul 15.15 Wita dan dipimpin langsung Kasi Ter Korem 141/Toddopuli Kolonel Inf. Ruly Eko Suryawan. Kegiatan itu turut melibatkan personel Kodim 1426/Takalar dan aparat wilayah setempat.
Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Kapten Arh Bakhtiar selaku Pasi Log Kodim 1426/Takalar, Serma Haminullah dari staf Teritorial Kodim 1426/Takalar, Serda Abd. Rahman sebagai Babinsa Desa Kale Lantang, serta Kepala Dusun Kale Lantang, Dg Nyaling.
Dalam peninjauan itu, rombongan mengecek langsung kondisi medan dan titik lokasi yang direncanakan menjadi jalur pembangunan jembatan penghubung antar kecamatan. Jembatan tersebut dirancang memiliki panjang 22 meter, lebar 5,2 meter, dengan kedalaman sekitar 4 meter.
Kolonel Inf. Ruly Eko Suryawan mengatakan peninjauan dilakukan untuk memastikan kesiapan lokasi sebelum proses pembangunan dimulai. Menurut dia, keberadaan jembatan itu diharapkan mampu meningkatkan konektivitas masyarakat di wilayah pedesaan.
“Pembangunan jembatan ini diharapkan menjadi solusi bagi masyarakat dalam meningkatkan aksesibilitas dan mempercepat konektivitas antarwilayah, sehingga dapat menunjang kesejahteraan masyarakat,” kata Ruly.
Pembangunan Jembatan Merah Putih diproyeksikan memberi manfaat langsung bagi warga di Desa Kale Lantang dan Desa Ko’mara. Selain memperlancar mobilitas masyarakat, akses tersebut juga diharapkan mendukung distribusi hasil pertanian dan aktivitas ekonomi warga.
Data yang dihimpun menunjukkan sekitar 277 kepala keluarga atau 846 jiwa diperkirakan akan menjadi penerima manfaat dari pembangunan jembatan tersebut.
Kegiatan peninjauan berlangsung aman dan tertib. Sejumlah warga tampak antusias menyambut rencana pembangunan itu dan berharap proyek segera direalisasikan untuk mempermudah akses antarwilayah yang selama ini terbatas. (*)












