12 Perwira Bersaing Rebut Kursi Kasatlantas, Polda Sulsel Gelar Assessment Center Terbuka

Pangeran Fathir

MAKASSAR, INDIWARTA.COM – Polda Sulawesi Selatan menggelar Assessment Center untuk seleksi jabatan Kasatlantas Eselon IV A pada Kamis, (21/05/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari proses pembinaan karier personel Polri guna menyiapkan pejabat lalu lintas yang dinilai profesional dan memiliki kompetensi kepemimpinan.

Sebanyak 12 perwira mengikuti tahapan assessment yang melibatkan 28 asesor dari berbagai satuan kerja di lingkungan Polda Sulsel. Para peserta menjalani serangkaian metode penilaian, mulai dari psikometri, Leaderless Group Discussion (LGD), hingga Behavioral Event Interview (BEI).

Selain itu, terdapat 11 indikator kompetensi yang digunakan untuk memetakan kemampuan manajerial dan potensi kepemimpinan masing-masing peserta.

Kegiatan dibuka oleh Kepala Biro SDM Polda Sulsel yang diwakili Kepala Bagian Pembinaan Karier Biro SDM Polda Sulsel, Chandra Kurnia Setiawan.

Dalam sambutannya, Chandra menegaskan bahwa Assessment Center bukan sekadar tahapan administratif, melainkan instrumen terukur untuk menilai kapasitas dan kesiapan personel dalam menduduki jabatan strategis.

“Assessment Center yang kita laksanakan hari ini bertujuan untuk memotret profil kompetensi para peserta dalam rangka pemetaan dan menjadi salah satu persyaratan dalam pengembangan karier meliputi seleksi, promosi, mutasi maupun penugasan khusus,” ujarnya.

Menurut dia, metode assessment tersebut dirancang secara objektif dan terstandar agar hasil penilaian mampu menggambarkan potensi serta peluang keberhasilan personel saat menjabat di bidang tertentu.

“Assessment Center adalah suatu penilaian yang terstandar guna menilai dan mengukur potensi serta prediksi keberhasilan seseorang dalam suatu jabatan,” kata Chandra.

Ia meminta seluruh peserta mengikuti setiap tahapan dengan serius karena hasil assessment akan menjadi bahan pertimbangan penting dalam proses promosi dan pembinaan karier di tubuh Polri.

Kepada para asesor, Chandra juga menekankan pentingnya menjaga profesionalisme dan objektivitas selama proses penilaian berlangsung.

“Laksanakan penilaian secara profesional dengan mempedomani prinsip dan norma penilaian sehingga mendapatkan hasil yang valid dari masing-masing peserta Assessment Center Kasat Lantas,” tuturnya.

Salah satu asesor yang terlibat dalam kegiatan tersebut ialah Nur Ichsan, yang saat ini menjabat Kabag Ops Satbrimob Polda Sulsel. Mantan Danyon C Pelopor Sat Brimob Polda Sulsel itu mengaku mengapresiasi dukungan pimpinan sehingga dirinya dapat terus terlibat dalam kegiatan assessment di lingkungan Polda Sulsel.

“Semoga kegiatan ini menghasilkan pejabat Kasatlantas yang andal sesuai kompetensinya,” ujar Nur Ichsan.

Melalui Assessment Center tersebut, Polda Sulsel berharap dapat melahirkan figur Kasatlantas yang tidak hanya memiliki kemampuan manajerial, tetapi juga integritas, kepemimpinan, dan ketepatan mengambil keputusan di tengah tantangan tugas lalu lintas yang semakin kompleks. (*)