LAMPUNG, INDIWARTA.COM – Setelah tiga hari mengikuti Ijtima Ulama Tabligh Akbar Indonesia Berdoa di Lampung, ribuan jamaah asal Sulawesi Selatan mulai bergerak kembali menuju Makassar melalui Pelabuhan Panjang. Rombongan ini dilepas secara resmi oleh Ketua Yayasan Masjid Jami’ Al-Hidayah Markaz Dakwah Tabligh Sulsel, H. Muhammad Ilham Suang, S.E., didampingi Kolonel Laut (P) Saifuddin Zukhri, S.E., M.Han., yang sekaligus memastikan aspek keamanan dan kelancaran pemberangkatan.
Ribuan peserta ini berlayar menggunakan Kapal Republik Indonesia (KRI) Surabaya dan dijadwalkan tiba di Pelabuhan Lantamal Makassar pada Jumat malam, 5 Desember 2025. Kehadiran mereka di acara keagamaan berskala internasional ini disebut sebagai momentum penting dalam memperkuat silaturahmi dan semangat dakwah lintas wilayah.
“Saya berharap seluruh jamaah menjaga ketertiban, kebersihan, serta tetap istiqamah dalam memperbaiki amal,” ujar Ilham Suang sebelum keberangkatan. Ia menyebut para peserta sebagai jamaah istimewa, sebab hanya sebagian kecil umat yang berkesempatan menggunakan fasilitas negara dalam menjalankan agenda dakwah.
Didampingi sejumlah tokoh seperti Ustadz Faiz Bagas, Ustadz Tarmizi Taher (Ketua Pemuda DMI Sulsel), Hamka Halim, dan Farawansa Sakir, Ilham Suang juga menyampaikan doa keselamatan serta pesan moral agar para jamaah menjadi teladan dalam akhlak dan sikap selama perjalanan pulang.
Tak hanya peserta reguler, sejumlah jamaah yang telah wabsih (selesai tugas dakwah) dan yang akan ditasykil (digerakkan dakwahnya) turut ikut dalam rombongan. Total penumpang yang kembali ke Makassar mencapai 1.400 orang. Suasana keberangkatan turut diwarnai momen emosional ketika Kapten KRI Surabaya menurunkan kembali jangkar untuk menjemput 200 jamaah susulan yang terlambat naik.
Di sisi lain, dukungan penuh juga datang dari unsur TNI dan Polri baik di Lampung maupun Makassar. Fasilitas transportasi, pengamanan pelabuhan, hingga logistik disiapkan sebagai bentuk dukungan negara terhadap agenda yang diikuti ratusan ribu umat dari berbagai wilayah.
Rombongan dijadwalkan mendapat penyambutan resmi setibanya di Makassar. Informasi yang diterima menyebutkan mantan Wakapolri, Komjen Pol (Purn) Drs. H. Anton Bachrul Alam, SH, bersama anggota DPR RI, H. Achmad Dg Sere, akan hadir menyambut langsung kedatangan para jamaah.
Bagi sebagian masyarakat, kepulangan ini bukan sekadar perjalanan fisik, tetapi kepulangan ruhani setelah menempuh proses pembelajaran kolektif, ibadah, dan dakwah.
“Ini bukan perjalanan biasa,” ujar seorang peserta di atas geladak KRI Surabaya. “Ini perjalanan iman.”
Dengan gelombang masyarakat yang menanti di Makassar, kepulangan ini dipandang sebagai peristiwa yang menandai semangat persatuan, pengabdian, dan harapan baru dalam gerakan dakwah di Sulawesi Selatan. (*)












