Krisis Pertalite di Takalar, Antrean Motor dan Mobil Mengular di SPBU Panaikang

Pangeran Athar

TAKALAR, INDIWARTA.COM – Kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite di sejumlah SPBU di Kabupaten Takalar memicu antrean panjang kendaraan di SPBU 74.922.47 Panaikang, Senin, (22/06/2026).

Sejak sekitar pukul 07.00 WITA, puluhan sepeda motor dan mobil terlihat memadati area SPBU. Antrean bahkan meluber hingga ke badan Jalan Provinsi karena tingginya jumlah kendaraan yang menunggu giliran mengisi bahan bakar.

Pantauan Indiwarta di lokasi menunjukkan antrean terus bertambah seiring terbatasnya SPBU yang masih memiliki stok Pertalite. Salah satu penyebab membludaknya antrean diduga karena sejumlah SPBU lain di Takalar mengalami kekosongan BBM jenis tersebut, termasuk SPBU 74.922.02 Kalabbirang yang berada di pusat kota.

Seorang warga yang ikut mengantre mengeluhkan lamanya proses pengisian di tengah padatnya kendaraan.

“Kalau kondisi antreannya seperti ini, seharusnya petugas pengisian bisa ditambah agar pelayanan lebih cepat. Banyak pegawai dan pekerja swasta yang harus berangkat kerja pagi, sehingga antrean panjang seperti ini bisa membuat mereka terlambat,” ujarnya.

Menurut warga tersebut, antrean panjang tidak lepas dari kosongnya stok Pertalite di SPBU Kalabbirang sejak Minggu sore.

“Bagaimana tidak ramai antreannya, SPBU Kalabbirang sudah kosong sejak kemarin sore sampai pagi ini. Akhirnya kendaraan mengarah ke SPBU yang masih memiliki Pertalite, yaitu Kalampa dan Panaikang,” katanya.

Sementara itu, salah seorang operator pengisian Pertalite yang ditemui di lokasi mengatakan jumlah petugas yang melayani pengisian memang terbatas.

“Hanya ada dua operator selama ini. Satu melayani kendaraan roda dua dan satu lagi khusus kendaraan roda empat untuk pengisian Pertalite,” ujarnya.

Selain antrean kendaraan pengisi Pertalite, aktivitas di SPBU juga tampak padat dengan adanya pengisian solar menggunakan jeriken serta antrean truk yang menunggu giliran di jalur pengisian solar.

Hingga berita ini diturunkan, antrean kendaraan masih terlihat mengular. Belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai penyebab pasti kelangkaan Pertalite maupun kapan distribusi BBM tersebut kembali normal di sejumlah SPBU di Kabupaten Takalar. (*)