Paslon DIA Danny Dilaporkan ke Bawaslu Toraja Utara, Terkait Pernyataan Wisata Halal

TORAJA UTARA, INDIWARTA.COM – Pernyataan Calon Gubernur Sulsel nomor urut 1, Mohammad Ramdhan Pomanto DIA, terkait istilah ‘wisata halal’ tak cocok disematkan di Toraja, menjadi polemik.

Warga Buntu Lakbo, Kabupaten Toraja Utara (Torut) Daud, menganggap pernyataan Danny itu menyulut kontroversi dan merupakan penghasutan, serta propaganda menjatuhkan pihak lawan dalam kontestasi Pilgub 2024.

Daud akhirnya melaporkan Danny ke Bawaslu Toraja Utara. Laporan Daud diterima Winter Silamba, di Kantor Bawaslu Torut, Jumat (11/10/2024).

Menurut Daud, pernyataan Danny Pomanto menyulut kontroversi dan dianggap sebagai bentuk ujaran yang menghasut, serta propaganda, untuk menjatuhkan pihak lawan dalam kontestasi Pilkada Sulsel 2024.

‘’Setahu saya, Andi Sudirman Sulaiman tidak pernah buat pernyataan yang ingin menghalalkan segalanya di Toraja atau pemberlakuan hukum Islam,’’ tegas Daud, melalui keterangannya.

Daud menjelaskan, wisata halal adalah salah satu konsep pariwisata yang telah diakui secara internasional, bukan semata-mata penerapan hukum Islam dalam wisata, melainkan penyediaan fasilitas yang ramah bagi wisatawan muslim.

‘’Jadi wisata halal itu sebagai rambu bagi pengunjung muslim, agar mereka bisa memilih makanan halal dan fasilitas tempat ibadah. Beberapa daerah seperti Jakarta, Lombok, Aceh, dan Sumatera Barat sudah menerapkan konsep ini dan berhasil mengembangkan potensi pariwisata halal hingga meraih penghargaan dari International World Halal Tourism Destination. Bahkan Nusa Tenggara Barat menetapkan Perda tentang Wisata Halal,’’ papar Daud, merujuk pada data dari Kementerian Pariwisata.

Diketahui sebelumnya, Danny Pomanto usai pertemuan dengan Badan Pekerja Sinode (BPS) Gereja Toraja di Rantepao, Toraja Utara, Senin (07/10/2024), menyebut terkait wisata halal di Toraja.

“Istilah Wisata Halal di Toraja kurang tepat. Istilah ini, secara sosio-kultural meresahkan karena mayoritas warganya non-muslim. Tapi kalau restoran halal, kuliner halal, akomodasi halal dan sebagainya memang harus ada sebagai fasilitas bagi wisatawan muslim yang datang ke sini,” kata Danny. (*/)