Pawai Patrol Warnai Malam Pinrang, Ribuan Warga Tumpah Ruah; UMKM Raup Berkah Ramadan 1447 H

PINRANG, INDIWARTA.COM – Menjelang datangnya Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi, suasana religius bercampur meriah menyelimuti Kabupaten Pinrang. Ribuan warga memadati ruas jalan dalam gelaran Pawai Patrol yang mengambil titik start di Jalan Bulu Pakoro (Jalur Dua), Kelurahan Temmasarange, Kecamatan Paleteang, Senin malam, (16/02/2026).

Kegiatan yang diinisiasi Komunitas Tim Patrol Kabupaten Pinrang ini bukan sekadar arak-arakan menyambut bulan suci. Di balik dentuman musik patrol dan sorak-sorai warga, geliat ekonomi rakyat kecil ikut terdongkrak.

Sekitar pukul 20.50 WITA, iring-iringan resmi dilepas. Tercatat kurang lebih 60 unit dump truck dan 400 kendaraan roda dua ambil bagian. Total peserta dan pendukung diperkirakan mencapai 1.000 orang.

Ketua Komunitas Tim Patrol Kabupaten Pinrang, Andi Amran, memimpin langsung jalannya pawai. Pengamanan turut mendapat atensi dari Kapolsek Paleteang, IPTU Syamsul, S.H., yang hadir di lokasi.

Sebelum konvoi dimulai, Syamsul menyampaikan imbauan kepada peserta. Ia meminta seluruh rombongan tetap berhati-hati dan menjaga ketertiban.

“Dalam pelaksanaan konvoi, kami minta agar kiranya tetap berhati-hati. Tetap jaga keselamatan serta ketertiban agar tidak mengganggu kelancaran lalu lintas dan pengguna jalan lain yang melintas,” ujar Syamsul.

Rute pawai melintasi sejumlah ruas utama kota. Dari Jalur Dua Paleteang, rombongan bergerak ke Simpang Lima, menyusuri Jalan Murtala Timur dan Pattimura, melintas di Lapangan Lasinrang, masuk ke Jalan Andi Pawelloi Lama (Dr. Wahidin Sudiro Husodo), kemudian ke Jalan Jampue, Jalan Bintang, Jalan Jenderal Sudirman, dan kembali finis di titik awal.

Di sepanjang jalur itu, warga berjejer di tepi jalan. Anak-anak, remaja hingga orang tua menikmati suguhan musik patrol yang menjadi tradisi khas menjelang Ramadan.

Di sisi lain, pedagang kecil merasakan dampak langsung dari keramaian tersebut. Yuslina, 34 tahun, penjual es teh di Jalan Andi Pawelloi Lama, mengaku dagangannya laris sejak awal malam.

“Sekitar jam 08.00 malam tadi sudah ramai orang berdatangan menonton patrol di pinggir jalan. Alhamdulillah, banyak juga masyarakat yang nonton singgah membeli, ada beberapa juga pengendara dari konvoi ikut membeli,” kata Yuslina dengan senyum.

Bagi Yuslina dan pedagang kaki lima lainnya, momentum seperti ini menjadi berkah tersendiri. Ia berharap pemerintah daerah dapat menghadirkan lebih banyak kegiatan serupa selama Ramadan.

“Semoga dalam bulan Ramadan tahun ini banyak event atau kegiatan yang pemerintah buat dan melibatkan banyak pedagang-pedagang kecil seperti saya,” ujarnya.

Pawai berakhir sekitar pukul 22.30 WITA. Berkat koordinasi panitia dan aparat kepolisian, seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman dan kondusif.

Di tengah kemeriahan menyambut bulan suci, Pawai Patrol Pinrang tak hanya menghadirkan semangat kebersamaan, tetapi juga menggerakkan roda ekonomi masyarakat kecil sebuah potret Ramadan yang hidup di jalanan kota. (Red/Yahya)