MAKASSAR, INDIWARTA.COM – Tim penilai lomba kebun hati PKK se-Kota Makassar melakukan kunjungan dan meninjau langsung berbagai inovasi dan fasilitas yang menjadi unggulan di Kelurahan Laikang Kecamatan Biringkanaya, Jalan Soppeng 9 RT 03, Selasa (19/8/2025).
Beraneka ragam tanaman toga dan sayuran di tanam warga di lorong ini. Pemberdayaan warga sendiri dan menghias kebun dengan hasil pilahan pemanfaatan sampah plastik.
Terutama botol-botol plastik untuk dijadikan pembatas-pembatas untuk tanaman kebun sayur, dan lainnya.
Tim Penilai sangat kagum dengan pemberdayaan lorong tersebut, yakni Jalan Soppeng, karena sudah masuk juga pendamping Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Makassar, untuk edukasi dan sosialisasi persampahan.
Hadir dalam kegiatan penilaian, diantaranya Ketua PKK Kecamatan Biringkanaya (Ibu Camat) Asmawaty Juliaman, Lurah Laikang A Wahyu Setyawan, Ketua PKK Kelurahan Laikang Monica Suparman, motivator Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Farah Indah, serta seluruh pengurus dan anggota PKK Kelurahan Laikang, aparat RT, RW dan tokoh masyrakat setempat serta warga.
Ketua PKK Kecamatan Biringkanaya Asmawaty Juliaman, mengatakan bahwa
sangat berterima kasih kepada warga, berkat kerjasama, kekompakan dan kerja kerasnya. “Sehingga kebun hatinya PKK dapat terwujud dengan sangat indah, rapi, dan semua unsur terpenuhi,” ucapnya.
Adapun Lurah Laikang melalui Ketua PKK Kelurahan Laikang Monica, menjelaskan, “Semoga giat-giat ini terus berlanjut dan dipelihara oleh warga. Sehingga menjadi kebiasan dan perilaku kesehariannya,” katanya.
Farah Indah, yang sebagai penyuluh dan motivator DLH Makassar, menuturkan, Kelurahan Laikang telah menunjukkan semangat kolaborasi. Semua unsur masyarakat bergerak, mulai dari kader PKK, aparat kelurahan, hingga tokoh masyarakat. “Ini adalah modal sosial yang sangat penting, kepedulian dan kebersamaan dalam pembangunan berbasis kelurahan,” jelas Farah Indah.
“Langkah seperti ini, sangat perlu diapresiasi dan dijadikan contoh. Kita bisa membangun gerakan perubahan yang nyata untuk masyarakat dari tingkat kelurahan ini. Kepedulian akan sarana dan lokasi untuk membuat inovasi, termasuk bercocok tanam adalah keberhasilan serta pemanfaatan limbah sampah yang dijadikan bermanfaat hingga bernilai ekonomis. Semoga Kecamatan Biringkanaya, mendapat juara,” pungkasnya. (Arman)












