Pendiri Pondok Pesantren Nurut Tauhid Bulukumba, Abu Irbadh Berikan Ucapan Selamat dan Doa Kepada Pj. Bupati Takalar

BULUKUMBA, INDIWARTA.COM – Pendiri Pondok Pesantren Nurut Tauhid dan pemilik Travel Al-Irbadh Haji dan Umroh, Supriano atau yang akrab disapa Abu Irbadh, memberikan ucapan selamat serta doa atas pelantikan Dr. H. Muhammad Hasbi, S. STP., M. AP, M.I.Kom sebagai Penjabat (Pj) Bupati Takalar.

Ucapan tersebut disampaikan melalui akun Facebook pribadinya, yang juga menyertakan video Dr. Muhammad Hasbi saat memberikan ceramah dalam kegiatan “Takalar Mengaji” di Masjid Agung Kabupaten Takalar.

Dalam unggahannya, Abu Irbadh menuliskan doa penuh harapan agar Dr. Muhammad Hasbi selalu mendapatkan bimbingan dalam menjalankan amanah kepemimpinannya.

“Semoga Allah Subhana Wa Ta’ala Senantiasa Menjaga dan Membimbing Pemerintah Kita. Amiin,” tulis Abu Irbadh. Unggahan tersebut mendapat perhatian luas dari masyarakat, dengan banyak yang memberikan komentar dukungan serta doa.

Video ceramah tersebut menunjukkan Dr. Muhammad Hasbi menyampaikan pesan-pesan keagamaan yang menyentuh hati dalam rangkaian kegiatan “Takalar Mengaji”. Pesan-pesan yang dibawakan mendapat apresiasi luas, mencerminkan gaya kepemimpinan yang religius dan dekat dengan masyarakat. Salah satu netizen bahkan berkomentar, “Masyaallah, semoga pemerintah kita di Bulukumba bisa seperti Bapak Dr. Muhammad Hasbi, S.TP., M.AP., M.I.Kom.”

Kepemimpinan Dr. Muhammad Hasbi dinilai membawa pendekatan baru dengan memprioritaskan nilai-nilai keislaman dalam membangun masyarakat Takalar. Hal ini terlihat dari antusiasme masyarakat yang turut memberikan dukungan atas visi beliau untuk menciptakan kemajuan daerah yang berbasis religius.

Dukungan dari tokoh agama seperti Abu Irbadh mempertegas semangat kebersamaan dalam mendukung kepemimpinan Dr. Muhammad Hasbi. Kehadirannya di berbagai kegiatan keagamaan, seperti “Takalar Mengaji”, menunjukkan komitmen untuk membangun Takalar melalui pendekatan yang mengedepankan nilai-nilai agama, solidaritas, dan kesejahteraan masyarakat.

 

(Red/Fathir)