Peringati IWD 2025, Kohati dan Polwan Polres Takalar Kampanye “Tolak Kekerasan Seksual & Bagikan Takjil”

TAKALAR, INDIWARTA.COM – Dalam rangka memperingati Hari Perempuan Internasional (International Women’s Day/IWD) 2025, Korps HMIWATI (Kohati) Cabang Takalar bersama Polwan Polres Takalar menggelar kampanye bertajuk #AccelerateAction Indeks Pembangunan Gender dan penandatanganan petisi #TolakKekerasanSeksual, Rabu (12/3/2025).

Aksi ini dirangkaikan dengan pembagian takjil kepada masyarakat di depan Polres Takalar, sebagai bentuk kepedulian dan ajakan untuk bersama-sama mengatasi ketimpangan gender serta menolak segala bentuk kekerasan seksual.

Ketua Umum Kohati Cabang Takalar, Susi Susanti, menegaskan bahwa kegiatan ini adalah bentuk gerakan kolektif untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesetaraan gender dan perlindungan terhadap perempuan.

“Ini menjadi tugas kita bersama agar di tahun 2025, Indeks Pembangunan Gender (IPG) Takalar bisa meningkat di bawah kepemimpinan Bupati baru,” ujarnya.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Sulawesi Selatan tahun 2023, Takalar menempati peringkat kedua terendah dalam Indeks Pembangunan Gender (IPG) dibandingkan kabupaten/kota lain di Sulsel. Hal ini menjadi perhatian serius bagi berbagai pihak, terutama aktivis perempuan dan pemerhati isu gender.

Dorong Aksi Nyata untuk Peningkatan Kesejahteraan Perempuan

Dalam kesempatan tersebut, Susi Susanti juga menekankan pentingnya langkah konkret dari pemerintah daerah untuk meningkatkan kesejahteraan perempuan di Takalar.

“Kami berharap pemerintah daerah bisa lebih serius dalam mengupayakan peningkatan kualitas pendidikan bagi perempuan, terutama mereka yang telah putus sekolah. Selain itu, perhatian terhadap kesehatan fisik, sosial, dan mental perempuan juga perlu diperkuat. Penegakan hukum yang tidak diskriminatif terhadap perempuan harus menjadi prioritas, karena semua aspek ini sangat berpengaruh pada naik turunnya Indeks Pembangunan Gender di Takalar,” jelasnya.

Aksi kampanye ini diharapkan menjadi langkah awal bagi kolaborasi lebih luas antara pemerintah, organisasi masyarakat, dan aparat penegak hukum dalam mendorong kebijakan yang lebih berpihak pada perlindungan dan pemberdayaan perempuan.

Melalui penandatanganan petisi #TolakKekerasanSeksual, Kohati Cabang Takalar dan Polwan Polres Takalar mengajak seluruh elemen masyarakat untuk ikut serta dalam gerakan ini, demi menciptakan lingkungan yang lebih aman dan setara bagi perempuan di Takalar.

 

(*/Fathir)