Pertama Kali di Takalar, Deputi Bidang KSPK BKKBN RI Launching Sekolah Lansia

Indiwarta.com_TAKALAR, Desa Pattinoang Kec. Galesong, Kab. Takalar, menjadi desa pertama dalam Launching Sekolah Lansia. Sekolah Lansia di Launching secara langsung oleh Deputi Bidang KSPK BKKBN RI Nopian Andusti, SE.,MT disaksikan oleh Pj. Ketua TP. PKK Kab. Takalar Sri Astuti Thamrin, S. SI, M. Stat, Ph.D,.

Pj. Ketua TP. PKK Takalar sekaligus Duta Genre Takalar Sri Astuti Thamrin, S. SI, M. Stat, Ph.D, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Sekolah Lansia ini adalah yang pertama di Takalar.

   

“Sekolah Lansia ini adalah yang pertama di Takalar. Anggaplah ini sebagai ajang silaturahmi, dan nikmatilah pengalaman ini. Sekolah Lansia ini tidak akan berjalan tanpa kehadiran siswa-siswanya. Oleh karena itu, saya memohon agar ibu dan bapak aktif dalam mengikuti sekolah ini, dan jika ada keperluan yang berkaitan dengan sekolah ini, jangan ragu untuk menghubungi saya. InsyaAllah, saya akan membantu dengan senang hati.” Jelasnya

Ia pula menambahkan Launcing Sekolah Lansia ini menandai komitmen Kabupaten Takalar dalam mendukung kesejahteraan lansia dan memberdayakan masyarakatnya, serta melanjutkan upaya pemberdayaan genre di tingkat desa dan kelurahan.

Deputi Bidang Keluarga Sejahtera dan Pemberdayaan Keluarga BKKBN RI juga menyampaikan harapannya semoga Sekolah Lansia ini bisa menjadi contoh di daerah-daerah lain. Kabupaten Takalar telah memulai langkah penting ini, khususnya di Desa Pattinoang.

“Semoga sekolah-sekolah serupa akan bermunculan di berbagai desa lainnya. Kami berharap semua siswa yang mengikuti program ini, yang berjumlah 30 orang, akan bertahan hingga wisuda. Dan tetap sehat, aktif, dan menjadi inspirasi bagi banyak orang”. Jelasnya.

acara ini di hadiri oleh, dari Bidang Sejahtera dan Pemberdayaan Keluarga BKKBN RI, BKKBN Provinsi, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Takalar, Kepala BKKBN Kabupaten Takalar,  beberapa camat, lurah, dan kepala desa. Duta Genre, Kader, dan anggota PKK Kelurahan dan desa serta masyarakat setempat. (*)

  
error: waiit