Program OCEANS Resmi Dimulai, HIMAKAHA FK Unhas Gandeng Pemerintah Kecamatan Galesong Selatan

Pangeran Athar

TAKALAR, INDIWARTA.COM – Tim Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) Himpunan Mahasiswa Kesehatan Masyarakat (HIMAKAHA) Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin (FK Unhas) memperkuat sinergi dengan Pemerintah Kecamatan Galesong Selatan melalui audiensi yang digelar di Kantor Kecamatan Galesong Selatan. Pertemuan tersebut menjadi langkah awal pelaksanaan Program OCEANS (One Health Coastal Environment and Nutrition Sustainability) di Desa Popo, Selasa (14/07/2026).

Program OCEANS dirancang sebagai strategi pengendalian faktor risiko stunting melalui pendekatan kesehatan lingkungan dan pemberdayaan masyarakat. Sejumlah kegiatan yang akan dijalankan meliputi peningkatan akses air bersih, edukasi gizi seimbang, penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), serta pengembangan potensi lokal untuk mendukung terwujudnya desa yang sehat dan berkelanjutan.

Camat Galesong Selatan, Nurhidayat Abdullah, S.TP., M.Si., menyambut baik kehadiran Tim PPK Ormawa HIMAKAHA FK Unhas. Ia mengapresiasi dipilihnya Desa Popo sebagai lokasi pengabdian masyarakat sekaligus berharap program tersebut mampu memberikan manfaat nyata bagi warga.

“Selamat datang di Kecamatan Galesong Selatan. Kami berharap Tim PPK Ormawa HIMAKAHA FK Unhas dapat memberikan kontribusi positif yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Besar harapan kami agar program yang dijalankan, khususnya dalam meningkatkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), dapat memberikan perubahan yang berkelanjutan bagi masyarakat Desa Popo,” ujar Nurhidayat.

Ia juga menegaskan komitmen Pemerintah Kecamatan Galesong Selatan untuk mendukung penuh pelaksanaan Program OCEANS. Menurutnya, kolaborasi antara mahasiswa, pemerintah, dan masyarakat menjadi kunci agar seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan efektif dan memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kualitas kesehatan masyarakat.

Sementara itu, Tim PPK Ormawa HIMAKAHA FK Unhas menyatakan audiensi ini menjadi fondasi penting dalam membangun koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan. Melalui dukungan pemerintah kecamatan, program pemberdayaan yang akan dilaksanakan di Desa Popo diharapkan mampu memperkuat upaya pengendalian faktor risiko stunting sekaligus mendorong terwujudnya masyarakat yang sehat, mandiri, dan berkelanjutan. (*)