Program Percepatan Penurunan Stunting, Aliyah Mustika Ilham : Edukasi Kepada Para Remaja

Indiwarta.com_ MAKASSAR – Anggota Komisi IX DPR RI, Aliyah Mustika Ilham bermitra bersama BKKBN, gelar Promosi dan KIE Program Percepatan Penurunan Stunting di wilayah khusus, di Kelurahan Barabaraya Kecamatan Makassar, Rabu (27/9/2023).

Dalam kesempatan tersebut, Aliyah Mustika Ilham kembali mengingatkan warga kelurahan Barabaraya, untuk memperhatikan tumbuh kembang anak, agar dapat terpenuhi kebutuhan gizi sehingga dapat terhindar dari stunting.

   

“Pencegahan stunting dapat dilakukan dengan memberikan edukasi kepada para remaja sebagai calon ibu dan ayah, sehingga mereka dapat merencanakan pernikahan dan melahirkan anak-anak yang sehat seperti dambaan setiap orang tua,” tuturnya.

Usia ideal remaja putri untuk menikah minimal di usia 21 tahun, sedangkan pria minimal di usia 25 Tahun. Hal ini dikarenakan, usia demikian secara fisik dan mental, mereka telah cukup matang dan dewasa.

“Menikah terlalu dini cukup beresiko, dikarenakan secara fisik rahim sang ibu belum siap, demikian pula secara mental, sehingga berpotensi lahirnya anak stunting,” terangnya.

Hal lain yang harus menjadi perhatian, yakni setelah memasuki masa pernikahan, kehamilan, hingga saat melahirkan, dan bayi mencapai usia 1000 hari setelah kelahiran.

“Memperhatikan kondisi kebersihan lingkungan, sanitasi, juga menjadi faktor yang mempengaruhi tingkat kesehatan bayi, demikian pula dengan pemenuhan gizinya,” lanjut Aliyah Mustika Ilham.

Promosi dan KIE ini menghadirkan Koord. Lalitbang BKKBN Provinsi Sulsel, Ahmad Harun, S.Sos, dan Perwakilan dari Dinas Pengendalian Penduduk dan KB Kota Makassar, Masrita, S.Si, Apt. serta dihadiri pula oleh lurah setempat, dan tokoh masyarakat.

Masrita pun menyampaikan hal senada, tentang pentingnya memberikan perhatian terhadap tumbuh kembang anak, agar terhindar dari stunting.

“Pemenuhan gizi tidak harus dengan makanan yang mewah dan mahal, namun yang utama adalah kandungan gizi yang ada dalam makanan sesuai dengan kebutuhan anak, seperti kebutuhan akan protein, vitamin dan mineral,” tuturnya. (*/Arman)

  
error: waiit