Reses Ramadan di Parang Baddo, Fadillah Fahriana Kawal Aspirasi Warga Didampingi Wabup Hengky Yasin

TAKALAR, INDIWARTA.COM – Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan dari Fraksi PKB, Fadillah Fahriana, kembali turun menyapa konstituen pada Masa Persidangan II Tahun 2025–2026. Kegiatan reses digelar di Desa Parang Baddo, Kecamatan Polongbangkeng Timur, Kabupaten Takalar, Jumat, (20/02/2026), dan disambut antusias ratusan warga.

Reses tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Takalar Hengky Yasin, Camat Polongbangkeng Timur, Camat Polongbangkeng Utara, Kepala Desa Parang Baddo, para kepala dusun, serta tokoh masyarakat setempat.

Camat Polongbangkeng Timur dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas dipilihnya Parang Baddo sebagai lokasi reses. Menurut dia, kehadiran anggota DPRD Provinsi di tengah masyarakat menjadi bentuk perhatian nyata terhadap kebutuhan warga desa.

Sementara itu, Wakil Bupati Hengky Yasin menyampaikan apresiasi atas komitmen Fadillah yang aktif menyerap aspirasi masyarakat, khususnya di wilayah Takalar. Ia menilai sinergi antara legislatif dan pemerintah daerah penting untuk mempercepat realisasi program pembangunan.

Dalam dialog terbuka, warga menyampaikan sejumlah persoalan, mulai dari permasalahan data desil yang berdampak pada banyaknya kepesertaan BPJS nonaktif, perbaikan infrastruktur jalan, hingga bantuan sarana tempat ibadah.

Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Fadillah menegaskan komitmennya untuk mengawal setiap usulan hingga ke tingkat provinsi. “Sebagai anggota DPRD, saya akan mengawal aspirasi masyarakat agar dapat direalisasikan. Ini adalah komitmen saya dalam memperjuangkan kebutuhan warga,” ujarnya.

Ia juga mengimbau masyarakat, khususnya petani, agar mengajukan proposal bantuan sesuai prosedur administrasi yang berlaku sehingga dapat diproses dan ditindaklanjuti secara resmi.

Kegiatan berlangsung dinamis dan partisipatif. Warga memanfaatkan momentum Ramadan untuk menyampaikan harapan sekaligus mempererat silaturahmi dengan wakil rakyat.

Di akhir acara, suasana semakin semarak dengan pembagian doorprize melalui kupon undian. Sejumlah hadiah seperti wajang, kerudung, dan payung dibagikan kepada warga yang beruntung. Acara ditutup dengan sesi foto bersama, menandai kedekatan antara legislator dan masyarakat yang diwakilinya. (*)