SPPG Bontolebang 2 Galesong Raih Predikat Terbaik Kedua di Sulsel dalam Pelayanan Makan Bergizi Gratis

Pangeran Athar

TAKALAR, INDIWARTA.COM – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Bontolebang 2, Kecamatan Galesong, Kabupaten Takalar, mencatatkan prestasi membanggakan dengan meraih peringkat kedua terbaik di Sulawesi Selatan dalam penilaian Rekap Tauwas Care Juni 2026 yang dilakukan oleh Badan Gizi Nasional (BGN).

Berdasarkan data hasil monitoring dan evaluasi Direktorat Pemantauan dan Pengawasan (Tauwas) BGN, SPPG Bontolebang 2 Galesong memperoleh nilai rapor 96, hanya terpaut satu poin dari SPPG Toraja Utara Kesu Rinding Batu 2 yang berada di posisi pertama dengan nilai 97.

Takalar sendiri menunjukkan capaian yang sangat baik. Dari 44 SPPG yang ada, sebanyak 43 SPPG telah mengisi laporan Tauwas Care dengan tingkat kepatuhan mencapai 97,73 persen, menjadikan Kabupaten Takalar sebagai salah satu daerah dengan kinerja terbaik dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Kepala SPPG Bontolebang 2 Galesong, S Dg Bantang, mengungkapkan rasa syukur atas capaian tersebut. Menurutnya, prestasi itu merupakan hasil kerja keras seluruh tim dalam menjaga kualitas pelayanan serta memenuhi standar operasional yang ditetapkan Badan Gizi Nasional.

“Alhamdulillah, SPPG kami mendapatkan penilaian terbaik kedua dari Direktur Pemantauan dan Pengawasan Badan Gizi Nasional. Capaian ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya, Selasa (7/07/2026).

SPPG merupakan unit pelaksana operasional di bawah Badan Gizi Nasional yang bertugas memproduksi dan mendistribusikan makanan bergizi melalui Program Makan Bergizi Gratis. Program ini bertujuan meningkatkan status gizi masyarakat, khususnya peserta didik, sekaligus menekan angka stunting.

Selain memastikan makanan yang disajikan sehat, higienis, dan bergizi seimbang, SPPG juga berperan dalam menggerakkan perekonomian daerah melalui pemanfaatan bahan baku dari petani, peternak, dan nelayan lokal serta melibatkan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

SPPG juga berfungsi sebagai pusat edukasi mengenai pengelolaan pangan lokal dan penerapan pola konsumsi bergizi, sehingga diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya gizi seimbang bagi tumbuh kembang generasi muda.

Berikut susunan Kabupaten/Kota di Sulawesi Selatan berdasarkan Rekap Tauwas Care Juni 2026, disertai jumlah SPPG, persentase pengisian, dan nilai rapor (poin pencapaian):

1. Toraja Utara – Jumlah SPPG 25, telah mengisi 23 (92%), nilai rapor 97.

2. Takalar – Jumlah SPPG 44, telah mengisi 43 (97,73%), nilai rapor 96.

3. Kota Makassar – Jumlah SPPG 134, telah mengisi 131 (97,76%), nilai rapor 96.

4. Kota Parepare – Jumlah SPPG 22, telah mengisi 22 (100%), nilai rapor 95.

5. Tana Toraja – Jumlah SPPG 17, telah mengisi 17 (100%), nilai rapor 95.

6. Gowa – Jumlah SPPG 85, telah mengisi 83 (97,65%), nilai rapor 94.

7. Sinjai – Jumlah SPPG 27, telah mengisi 27 (100%), nilai rapor 94.

8. Kepulauan Selayar – Jumlah SPPG 29, telah mengisi 13 (44,83%), nilai rapor 93.

9. Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) – Jumlah SPPG 34, telah mengisi 33 (97,06%), nilai rapor 93.

10. Wajo – Jumlah SPPG 40, telah mengisi 39 (97,50%), nilai rapor 92.

11. Soppeng – Jumlah SPPG 20, telah mengisi 20 (100%), nilai rapor 92.

12. Barru – Jumlah SPPG 23, telah mengisi 22 (95,65%), nilai rapor 89.

13. Bantaeng – Jumlah SPPG 25, telah mengisi 25 (100%), nilai rapor 89.

14. Bone – Jumlah SPPG 51, telah mengisi 51 (100%), nilai rapor 87.

15. Luwu Utara – Jumlah SPPG 19, telah mengisi 19 (100%), nilai rapor 86.

16. Jeneponto – Jumlah SPPG 52, telah mengisi 49 (94,23%), nilai rapor 86.

17. Sidenreng Rappang (Sidrap) – Jumlah SPPG 28, telah mengisi 23 (82,14%), nilai rapor 84.

18. Enrekang – Jumlah SPPG 16, telah mengisi 13 (81,25%), nilai rapor 84.

19. Pinrang – Jumlah SPPG 50, telah mengisi 49 (98%), nilai rapor 84.

20. Maros – Jumlah SPPG 45, telah mengisi 40 (88,89%), nilai rapor 83.

21. Bulukumba – Jumlah SPPG 46, telah mengisi 46 (100%), nilai rapor 83.

22. Luwu Timur – Jumlah SPPG 19, telah mengisi 19 (100%), nilai rapor 79.

23. Kota Palopo – Jumlah SPPG 20, telah mengisi 17 (85%), nilai rapor 78.

24. Luwu – Jumlah SPPG 22, telah mengisi 22 (100%), nilai rapor 59.

Rekap keseluruhan Sulawesi Selatan: Total 893 SPPG, sebanyak 846 SPPG telah mengisi Tauwas Care dengan tingkat kepatuhan 95 persen.

Capaian SPPG Bontolebang 2 Galesong diharapkan menjadi motivasi bagi SPPG lainnya di Kabupaten Takalar maupun Sulawesi Selatan untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dalam mendukung keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis sebagai salah satu program prioritas nasional. (*)