Takalar Peringkat Dua Nasional Pengelolaan PIP, Program “Takalar Capat” Jadi Sorotan

Pangeran Athar

TAKALAR, INDIWARTA.COM – Kabupaten Takalar kembali mencatat prestasi di sektor pendidikan nasional. Pemerintah Kabupaten Takalar meraih peringkat kedua nasional dalam pengelolaan Program Indonesia Pintar (PIP), sebuah capaian yang disebut lahir dari penguatan program unggulan daerah serta koordinasi intensif dengan pemerintah pusat, Senin (25/05/2026).

Keberhasilan tersebut dikaitkan dengan pelaksanaan program “Takalar Capat” yang digagas Bupati Takalar, Mohammad Firdaus Daeng Manye. Program itu dinilai mendorong percepatan layanan pendidikan sekaligus memperkuat pengawasan penyaluran bantuan pendidikan agar tepat sasaran.

Selain faktor program daerah, capaian itu juga ditopang koordinasi yang dinilai berjalan efektif antara Pemerintah Kabupaten Takalar dan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Pemerintah daerah menyebut proses pemantauan hingga validasi data dilakukan secara berlapis untuk memastikan penerima bantuan sesuai ketentuan.

Peran tim Penanggung Jawab Kegiatan (PIC) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Takalar disebut menjadi salah satu faktor penting. Tim tersebut melakukan pemantauan, verifikasi, dan validasi data penerima bantuan melalui aplikasi SIPINTAR atau Sistem Informasi Program Indonesia Pintar.

Penghargaan itu diserahkan langsung oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Suharti, dalam seremoni yang berlangsung di Plaza Insan Berprestasi, Gedung A Lantai 1 Kompleks Kemendikdasmen, kawasan Senayan, Jakarta.

Pemerintah Kabupaten Takalar menilai penghargaan tersebut menjadi indikator meningkatnya tata kelola bantuan pendidikan di daerah. Selain memastikan bantuan diterima siswa yang berhak, sistem pengawasan dan validasi yang diterapkan juga dianggap memperkuat aspek akuntabilitas penyaluran dana pendidikan.

Capaian itu sekaligus menempatkan Takalar sebagai salah satu daerah dengan pengelolaan Program Indonesia Pintar terbaik di Indonesia. Pemerintah daerah berharap prestasi tersebut dapat memperluas akses pendidikan dan mendorong peningkatan kualitas layanan pendidikan di Kabupaten Takalar. (*)