Tanpa Koordinasi ke Dinas dan Bebankan Orang Tua Murid Bayar 200 Ribu, KKG PAI Paud TK Kerja Sama Kepala TK Laksanakan FIELD TRIP MANASIK HAJI CILIK 

editor

TAKALAR, INDIWARTA.COM – Sebelumnya diberitakan Kegiatan FIELD TRIP MANASIK HAJI CILIK di Asrama Haji Sudiang diduga jadi ajang Bisnis, bagaimana tidak kegiatan tersebut dibebankan keorang tua murid membayar Rp. 200.000 untuk laki-laki dan Untuk Perempuan Rp.170.000.

Padahal kata orang tua murid yang tidak mau dimediakan namanya menyebutkan perihal keluhannya lantara kegiatan FIELD TRIP MANASIK HAJI CILIK di Asrama Haji Sudiang,ternyata daftar dari panitia pelaksana yang meski dibayar untuk laki-laki Rp.110.000 dan untuk perempuan Rp.100.000

” Tidak sesuai dengan daftar dari panitia pelaksana, terlalu berlebihan, bayangkan kita bayar Rp.200.000 padahal hanya Rp.110.000, sama dengan siswa perempuan Rp.170.000 padahal hanya Rp.100.000″. Keluhannya orang tua Siswa.

Kepala K3S (Kelompok Kerja Kepala Sekolah) kecamatan Polut mengatakan kegiatan FIELD TRIP MANASIK HAJI CILIK di Asrama Haji Sudiang dilaksanakan oleh KKG PAI Paud TK bekerja sama kepala-kepala TK.

” kegiatan tersebut tidak melibatkan Dinas pendidikan, dan kegiatan tersebut merupakan outing sekolah.yang mana kegiatan ini masuk dalam modul ajar guru pendidikan agama islam pada TK.dan termasuk kegiatan P5 jg dan termasuk juga dalam program kerja KKG PAI paud TK”. Jawabnya Ketua K3S melalui Sambungan Pesan WhatsAppnya (4/12)

” Jumlah peserta 372 orang dari dua kecamatan dan kegitan ini tdk dipaksakan. terkait dengan keluhan orang tua siswa itu saya kira terlambat komplainnya ,karena yang saya tahu sesuai laporan yang saya terima dari teman-teman untuk segala bentuk biaya yang dibebankan itu sudah melalui rapat dengan org tua siswa.sehingga tercapai kesepakatan biaya”. Tambahnya

Kegiatan FIELD TRIP MANASIK HAJI CILIK di Asrama Haji Sudiang tidak ada Penyampaian maupun kordinasi dari pihak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan kabupaten Takalar

Hal tersebut diungkapkan Kepala Bidang Paud, Kami tidak tahu ada Kegiatan seperti itu, tidak ada penyampaian sama sekali ke Dinas”. Kata Ibu Kabid Paud

Lanjut dikatakan kepala Bidang Paud, padahal kalau ada kegiatan seperti di tingkat sekolah, seharusnya ada penyampaian atau kordinasi karena TK-PAUD adalah naungan Dinas pendidikan.

Kegiatan tersebut diatas dapat disimpulkan diduga jadi ajang Bisnis, dan yang bertanggung jawab KKG PAI Paud TK bekerja Sama Kepala lembaga TK.

(*)