Tekpala FT UMI Makassar Laksanakan Masa Pengabdian Pertama ke-11 di Gowa

Pangeran Athar

MAKASSAR, INDIWARTA.COM – Teknik Pecinta Alam Fakultas Teknik Universitas Muslim Indonesia (Tekpala FT UMI Makassar) sukses melaksanakan kegiatan Masa Pengabdian Pertama (MPP) ke-11 yang berlangsung dari Minggu, 5 Januari hingga Minggu, 12 Januari 2025.

Kegiatan ini diadakan di Kampung Langkowa, Dusun Bangkeng Batu, Desa Pao, Kecamatan Tombolo Pao, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.

Masa pengabdian ini merupakan agenda wajib yang dilaksanakan pada setiap periode kepengurusan Tekpala FT UMI Makassar, termasuk untuk periode 2024-2026.

Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mengimplementasikan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang bertujuan melahirkan generasi muda yang kreatif, mandiri, dan inovatif, serta mampu memberikan kontribusi nyata dalam pembangunan bangsa.

Koordinator lapangan, Muhsin Haeruddin, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut melibatkan berbagai program seperti renovasi masjid, pemasangan plafon, pemasangan tegel di tempat wudhu, pengecatan, perbaikan atap, pemasangan lampu panel surya, pembagian alat sholat, pembagian alat tulis, hingga pembuatan tempat pembuangan akhir (TPA).

“Selama tujuh hari, kami menyelesaikan semua program tersebut dan juga melakukan sosialisasi langsung ke rumah-rumah warga,” ujar Muhsin.

Saharuddin, Ketua Umum Tekpala FT UMI Makassar, menekankan pentingnya kegiatan pengabdian ini sebagai wujud aktualisasi nilai-nilai kemanusiaan dalam diri mahasiswa.

“Kegiatan ini adalah waktu yang tepat bagi anggota baru untuk belajar menjadi pribadi yang lebih baik, memahami masyarakat, menumbuhkan rasa kepedulian, dan belajar memberi tanpa pamrih,” ungkapnya. Ia juga berharap program ini menjadi batu loncatan untuk masa depan masyarakat yang lebih baik dan mengharapkan perhatian lebih dari pemerintah terhadap daerah-daerah terpencil.

Ahmad Akhyar, Ketua Umum Senat Mahasiswa Keluarga Besar Mahasiswa Fakultas Teknik (SEMA KABAMAFATEK UMI), turut menyampaikan apresiasinya.

“Kami sangat berterima kasih kepada Tekpala FT UMI Makassar. Kegiatan ini tidak hanya bermanfaat bagi masyarakat pelosok yang kurang mendapat perhatian pemerintah, tetapi juga menjadi bentuk implementasi ilmu keteknikan yang dipelajari di bangku kuliah. Semoga kegiatan pengabdian seperti ini terus berlanjut,” ujarnya.

 

(Red/FR)