Usai Kalah 2-3 dari Argentina, Pelatih Mesir Hossam Hassan Ngamuk Dipicu Kibaran Bendera Israel

Pangeran Athar

JAKARTA, INDIWARTA.COM – Kekalahan dramatis Timnas Mesir dari Argentina pada babak 16 besar Piala Dunia 2026 berbuntut insiden di luar lapangan. Pelatih Mesir, Hossam Hassan, tampak meluapkan emosinya setelah pertandingan berakhir, menyusul aksi sejumlah suporter Argentina yang mengibarkan bendera Israel dari tribun stadion, Selasa (7/7/2026).

Mesir sebelumnya nyaris menciptakan kejutan besar. Sempat unggul lebih dulu, mereka akhirnya dipaksa mengakui keunggulan Argentina dengan skor 2-3 setelah kebobolan pada menit-menit akhir pertandingan.

Situasi memanas sesaat setelah peluit panjang dibunyikan. Rekaman video yang beredar di media sosial memperlihatkan sejumlah pendukung Argentina mengibarkan bendera Israel di hadapan Hossam Hassan. Sang pelatih yang sebelumnya dikenal vokal menyuarakan dukungan terhadap Palestina terlihat bereaksi keras atas aksi tersebut.

Dalam suasana yang tegang, Hassan tampak kehilangan kesabaran. Ia meluapkan emosinya di tepi lapangan, termasuk kepada seorang fotografer yang berada di dekat area teknis. Petugas keamanan dan sejumlah ofisial kemudian berupaya meredakan situasi agar tidak berkembang menjadi kericuhan yang lebih besar.

Insiden itu menambah panas atmosfer setelah laga yang sudah diwarnai kontroversi. Perhatian publik tidak lagi hanya tertuju pada kebangkitan dramatis Argentina, tetapi juga pada ketegangan yang dipicu simbol-simbol politik di tengah perhelatan sepak bola dunia.

Hingga berita ini ditulis, belum ada pernyataan resmi dari FIFA maupun panitia penyelenggara terkait insiden tersebut. Belum diketahui pula apakah akan ada penyelidikan atau tindakan disipliner terhadap pihak-pihak yang terlibat. (*)