banner 728x250    

Alamsyah Rustam Kembali Angkat Bicara Terkait Sewa Gudang Logistik dan Pengadaan CCTV KPU Takalar

TAKALAR–Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Takalar Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) menyewa sebuah Rumah Toko (Ruko) untuk gudang penyimpanan logistik Pemilu 2024 milik warga an: HT di jalan Badaming Daeng Rani, Kelurahan Sombalabella, Kecamatan Pattallassang, Kabupaten Takalar yang di Duga Mark Up anggaran karna hubungan Famili, Jum’at 10/11/2023

Dari hasil investigasi media di lapangan telah di dapatkan fakta fakta bahwa,”sewa Gudang Logistik KPU yakni Rp. 30 JT per tahun , untuk 1 Ruko X 2 Tahun = Rp 60 JT dan di sewa dua gudang berarti Nilanya sebanyak Rp.120 JT.

   

Adapun paket sewa ruko yang bersamaan di adakan yakni , pengadaan CCTV untuk pemantauan logistik dan pengadaan papan Palet (Alas Kayu) untuk logistik , sedangkan yang tercantum dalam pengumuman pengadaan tersebut sebanyak Rp.350 JT (Tiga ratus lima Pulu juta rupiah)

Kemahalan harga dari sewa gudang logistik sampai pengadaan CCTV 12 Channel di pertanyakan, dari hal tersebut Penggiat Anti Korupsi kabupaten Takalar angkat bicara, Alamsyah Rustam,.S.H sangat menyayangkan adanya Mark up Anggaran di KPU Takalar

,”Sesuai hasil olah data dan kajian yang kami lakukan, itu sangat kemahalan harga, selain dari sewa gudang logistik untuk penyimpanan alat peraga pemilu tahun 2024 itu juga CCTV yang 12 Channel sangat mahal, karna senilai Rp.19.800.000 (Sembilan belas juta delapan ratus ribu rupiah), ini CCTV merk apa kok mahal sekali, beber Alamsyah

Dia juga mengukapkan bahwa ,”Dari jadwal pemesanan yang tertuang dalam e-katalog.lkpp.go.id pertanggal 23-10-2023 tertulis pesanan barang pengadaan CCTV 12 Channel seharga Rp.19.800.000, dan ini di adakan olah suami dari pejabat pengadaan atau yang berhak memesan barang di KPU Takalar

“Pemesan atau pejabat pengadaan logistik KPU Takalar yakni, Reskiana Mastur dan pemegang kontrak atas nama CV.Media Gemilang Makassar yang di ketahui bahwa yang memakai perusahaan tersebut atas nama Imran suami dari pejabat pengadaan, ini kan sangat ironis, imbuhnya

Saya menantang penegak hukum yakni Polres Takalar atau Kejari Takalar untuk segera melakukan penyidikan dan penyelidikan terkait hal tersebut untuk mengungkap kebenaran sewa gudang logistik KPU Takalar yang di duga Mark up Anggaran, dan bukan hanya itu tapi ada banyak pengadaan logistik di KPU Takalar yang semuanya terkesan ada kongkalikong antara penerima barang atau pengguna dengan perusahaan pengadaan barang, Tegas penggiat Anti Korupsi Kabupaten Takalar

Berita sebelumnya di konfirmasi ke Ketua KPU Takalar Hamdani fattiiha yang di konfirmasi media bahwa melalui via WhatsApp,” terkait harga sewa ruko tempat penyimpanan logistik, memilih bungkam dan tidak memberikan jawaban hanya centang biru di via WhatsAppnya.(*)

  
error: waiit