Siswa SD Asal Takalar Juara Robotik Dunia, Disdikbud dan Bupati Siapkan Penghargaan Khusus

Pangeran Athar

TAKALAR, INDIWARTA.COM – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan pelajar asal Kabupaten Takalar di bidang teknologi dan robotika. Muhammad Alfarizqi Faried, siswa kelas 1 SDN 5 Ballo, berhasil mengharumkan nama Indonesia setelah meraih Juara 1 Nasional pada ajang Global Round Codeavour 7.0 di Makassar serta Juara 4 Internasional Place Robomaster Group Track 2 Codeavour 7.0 International di Jakarta.

Capaian tersebut langsung mendapat perhatian dari berbagai pihak, mulai dari sekolah hingga Pemerintah Kabupaten Takalar. Pihak SDN 5 Ballo memberikan apresiasi khusus kepada Alfarizqi saat pelaksanaan upacara bendera di hadapan guru dan siswa.

Kepala SDN 5 Ballo, Hasriani, mengatakan prestasi yang diraih siswanya menjadi kebanggaan tersendiri bagi sekolah dan dunia pendidikan di Takalar.

“Semoga pencapaian luar biasa ini menjadi batu loncatan bagi kesuksesan yang lebih besar di masa depan. Jangan pernah berhenti belajar, teruslah mengasah kreativitas, dan ciptakan inovasi-inovasi baru yang bermanfaat bagi masyarakat dan dunia teknologi. Perjalananmu baru saja dimulai,” ujar Hasriani, Jum’at (29/05/2026).

Apresiasi juga datang dari Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Takalar, Dody Ryan Saputra. Ia menilai keberhasilan Alfarizqi menjadi inspirasi bagi pelajar lain untuk terus mengembangkan kemampuan di bidang sains dan teknologi sejak usia dini.

Menurut Dody, Pemerintah Kabupaten Takalar melalui Bupati Mohammad Firdaus Daeng Manye telah memberikan perhatian khusus terhadap prestasi internasional tersebut.

“Kami juga sudah melaporkan langsung ke Pak Bupati dan sudah diatur jadwal untuk diagendakan siswa yang juara bersama orang tuanya untuk pemberian hadiah oleh bapak Bupati sebagai bentuk apresiasi,” katanya.

Respons cepat dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Takalar mendapat sambutan positif dari masyarakat. Langkah tersebut dinilai sebagai bentuk dukungan nyata pemerintah daerah terhadap generasi muda berprestasi, khususnya di bidang robotika dan teknologi.

Hasriani juga menyampaikan apresiasi kepada kedua orang tua Alfarizqi yang dinilai memiliki peran besar dalam mendukung bakat dan semangat belajar anaknya hingga mampu mengharumkan nama sekolah, daerah, dan Indonesia di tingkat dunia.

“Terima kasih telah mengharumkan nama sekolah dan Indonesia di kancah dunia. Teruslah berinovasi dan menginspirasi,” ujarnya.

Prestasi Muhammad Alfarizqi Faried kini menjadi kebanggaan baru bagi Kabupaten Takalar. Di usia yang masih sangat muda, ia dinilai telah membuktikan bahwa anak daerah mampu tampil dan bersaing di level internasional melalui kreativitas dan inovasi di bidang robotika.

Keberhasilan tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi generasi muda lainnya untuk terus belajar, berani bermimpi besar, dan mengembangkan potensi demi membawa nama Indonesia semakin dikenal di mata dunia. (*)