TAKALAR, INDIWARTA.COM – Pemerintah Kabupaten Takalar menyelenggarakan diskusi publik bertajuk “Optimalisasi Pelayanan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan bagi Pekerjaan Informal,” yang diadakan di Ruang Pola Kantor Bupati Takalar. Acara ini turut dihadiri oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Takalar, Muhammad Hasbi, serta sejumlah perwakilan dari berbagai lapisan masyarakat, termasuk kelompok nelayan. Rabu, (13/11/2024).
Diskusi ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas dan jangkauan program jaminan sosial ketenagakerjaan bagi pekerja informal yang selama ini belum sepenuhnya terlindungi.
Dalam sambutannya, Sekda Takalar Muhammad Hasbi menyampaikan apresiasinya terhadap inisiatif ini, yang diharapkan dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat, khususnya nelayan di Kabupaten Takalar.
“Ini merupakan upaya yang istimewa bagi masyarakat nelayan. Dengan adanya jaminan sosial ketenagakerjaan, kita berharap dapat memberi perlindungan yang nyata bagi penerima manfaat, termasuk bagi mereka yang kurang mampu atau penyandang disabilitas,” ujarnya. Menurutnya, untuk mewujudkan program ini secara efektif, diperlukan kerjasama yang erat antara pemerintah kabupaten dengan instansi terkait agar hasilnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat.
Lebih lanjut, Muhammad Hasbi menekankan pentingnya penggunaan anggaran secara tepat untuk meningkatkan kepuasan para penerima manfaat jaminan sosial ketenagakerjaan.
“Kami berkomitmen untuk memanfaatkan dana ini dengan sebaik-baiknya agar penerima merasa puas dan terlindungi,” jelasnya. Menurut Sekda, program jaminan sosial ketenagakerjaan ini telah dijamin oleh pemerintah Kabupaten Takalar sehingga masyarakat tidak perlu merasa khawatir mengenai keberlanjutan perlindungan sosial mereka.
Di akhir acara, Muhammad Hasbi mengajak seluruh lapisan masyarakat, terutama para nelayan, untuk terus mendukung program jaminan sosial ketenagakerjaan.
“Kegiatan ini merupakan bentuk dukungan pemerintah terhadap masyarakat nelayan di Takalar. Semoga program ini dapat dimanfaatkan dengan baik dan berkelanjutan,” tutup Sekda Takalar.
Diskusi ini diharapkan dapat menjadi awal yang baik untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya jaminan sosial ketenagakerjaan, khususnya bagi mereka yang bekerja di sektor informal.
(Red/Ikbal S.H)












