Lapak Depan RSUD Padjonga Ngalle Picu Macet, Satpol PP Janji Segera Tertibkan

Pangeran Athar

TAKALAR, INDIWARTA.COM – Aktivitas pedagang kaki lima di depan RSUD H. Padjonga Daeng Ngalle dikeluhkan warga karena memicu kemacetan lalu lintas. Keberadaan lapak yang menutup sebagian akses jalan dinilai mengganggu mobilitas pengguna jalan dan aktivitas keluar-masuk rumah sakit.

Pantauan di lokasi menunjukkan kendaraan pengunjung, baik sepeda motor maupun mobil, kerap diparkir sembarangan di bahu jalan. Kondisi ini mempersempit ruang lalu lintas dan memperparah kemacetan, terutama pada jam sibuk.

Agus, 35 tahun, warga Kecamatan Pattallassang, mengatakan kondisi tersebut sudah berlangsung cukup lama tanpa penanganan serius dari pihak berwenang.

“Seharusnya ada petugas yang berjaga. Kalau dibiarkan, kemacetan akan terus terjadi,” ujarnya, Senin, (13/04/2026).

Ia berharap pemerintah segera mengambil langkah konkret, baik dengan menertibkan lapak maupun menempatkan petugas untuk mengatur arus lalu lintas di sekitar lokasi.

“Setiap hari kami lewat di sini, terutama saat pulang kerja, macetnya parah. Lapak juga perlu ditertibkan karena jadi salah satu penyebab utama,” katanya.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Takalar, Abdul Salam Gau, membenarkan adanya aktivitas pedagang liar di sekitar kawasan rumah sakit tersebut. Menurut dia, penanganan akan dilakukan melalui koordinasi lintas sektor.

“Memang benar ada kondisi seperti itu. Dalam waktu dekat kami akan berkoordinasi dengan instansi terkait,” ujarnya.

Ia menambahkan, setelah koordinasi dilakukan, pihaknya akan turun ke lapangan untuk memberikan edukasi sekaligus peringatan kepada para pedagang sebelum dilakukan penertiban.

Pemerintah daerah diharapkan dapat segera mengambil langkah cepat agar kemacetan di jalur tersebut dapat terurai dan aktivitas masyarakat kembali berjalan lancar. (*)