TAKALAR, INDIWARTA.COM – Suasana Baruga Panrannuangku di kawasan Alun-alun Kabupaten Takalar dipenuhi antusiasme masyarakat yang mengikuti kegiatan nonton bareng (nobar) babak 16 besar Piala Dunia 2026, Sabtu malam hingga Minggu dini hari, 4–5 Juli 2026.
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 21.00 WITA itu menjadi ruang hiburan sekaligus ajang mempererat kebersamaan warga. Terlihat pengunjung memadati area nobar untuk menyaksikan dua pertandingan, yakni Maroko melawan Kanada serta Paraguay menghadapi Prancis.
Panitia tidak hanya menghadirkan layar lebar untuk menyaksikan pertandingan, tetapi juga menyiapkan berbagai hiburan pendukung. Pengunjung disuguhkan penampilan live music, area UMKM tanpa biaya sewa bagi pelaku usaha lokal, hingga pembagian doorprize dengan total hadiah jutaan rupiah yang semakin memeriahkan suasana.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Bupati Takalar Mohammad Firdaus Daeng Manye, jajaran perangkat daerah, unsur Forkopimda, serta berbagai elemen masyarakat Kabupaten Takalar.
Dalam laga babak 16 besar, Maroko memastikan tiket ke perempat final setelah tampil dominan dengan menaklukkan Kanada 3-0. Sementara itu, Prancis juga melangkah ke babak delapan besar usai mengalahkan Paraguay dengan skor tipis 1-0.
Bupati Takalar Mohammad Firdaus Daeng Manye mengatakan, kegiatan nobar bukan sekadar menjadi sarana hiburan, tetapi juga diharapkan mampu menumbuhkan semangat masyarakat untuk mencintai olahraga, khususnya sepak bola.
“Melalui perhelatan sepak bola terbesar di dunia ini, kita ingin membangun semangat olahraga sekaligus memperkuat rasa kebersamaan dan persatuan di tengah masyarakat Kabupaten Takalar,” ujar Daeng Manye di lokasi Minggu (5/07/2026).
Menurut Firdaus, pelaksanaan nobar kali ini secara umum berlangsung baik, tertib, dan mendapat sambutan positif dari masyarakat. Meski demikian, ia menilai masih ada ruang untuk penyempurnaan, terutama dalam aspek promosi dan publikasi.
“Ke depan, promosi kegiatan perlu dilakukan lebih awal agar informasi dapat menjangkau masyarakat yang lebih luas, sehingga partisipasi warga semakin meningkat,” katanya.
Pemerintah Kabupaten Takalar berharap kegiatan serupa dapat terus digelar sebagai wadah hiburan yang sehat, sekaligus menjadi penggerak aktivitas ekonomi masyarakat melalui keterlibatan pelaku UMKM di setiap penyelenggaraan acara. (*)












