Pj. Bupati Takalar Terima Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Kawasan Mappakasunggu dan Sanrobone

Indiwarta.com, TAKALAR_ Dalam rangka peningkatan pengembangan wilayah dan peningkatan perekonomi khususnya peningkatan investasi di Kab. Takalar, Pj. Bupati Takalar Dr. Setiawan Aswad, M. Dev. Plg menghadiri Ekspose dan Serah Terima Materi Teknis dan Ranperkada RDTR serta Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) untuk kawasan Mappakasunggu dan Sanrobone Kab. Takalar di Marcure Makassar, Kamis 7 Desember 2023.

   

Pada kesempatan tersebut Pj. Bupati Takalar menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang sebesar-besarnya terhadap Kementerian Agraria dan Tata Ruang BPN Nasional yang sudah memfasilitasi dan memberikan bimbingan teknis kepada kami dalam rangka penyusunan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) khususnya kawasan Mappakasunggu dan Sanrobone.

“Perkembangan sebuah wilayah sangat ditentukan oleh tata ruangnya, semua proses harus dilalui untuk memastikan agar tata ruang kita ini bisa menciptkan rasa aman, nyaman dan produktif serta berkelanjutan.” Ujar Pj. Bupati.

Ia juga menyampaikan ekspose tentang RDTR kawasan Mappakasunggu dan Sanrobone meliputi penyusunan skenario tematik ruang, pembagian sub wilayah perencanaan dan blok, indikator kunci dari tata ruang, struktur ruang, pola ruang dan peraturan zonasi yang merupakan bagian substatif dari tata ruang.

“Saya berharap kapasitas daerah dalam rangka pengembangan wilayahnya diarahkan oleh rencana detail tata ruang ini sebagai sebuah rencana operasional dari pada rencana tata ruang wilayah yang sudah disusun ditingkat provinsi maupun ditingkat nasional”. Harap Dr. Setiawan.

Sementara itu, Direktur Bina Perencanaan Tata Ruang Daerah Wilayah II Reny Windyawati S. T. M, Sc dalam ekspose tersebut menyampaikan bahwa ditargetkan awal tahun 2024 RDTR kawasan mappakasunggu dan sanrobone bisa ditetapkan menjadi peraturan bupati sekaligus terintegrasi dengan sistem Online Single Submission (OSS).

Dijelaskan pula bahwa RDTR Mappakasunggu merupakan satu dari 77 yang dipilih lokasinya karena kecamatan mappakasunggu memiliki nilai investasi yang cukup tinggi sekitar 14 T dan berada diurutan 188 dari top 500 investasi di Indonesia. Dengan potensi ini, diharapkan dapat menambah jumlah RDTR di Kab. Takalar yang ditetapkan menjadi Perdakada dan beritegrasi dengan OSS.

Ia berharap kualitas RDTR tetap terjaga, tetap baik dan bisa menjadi dasar pemulihan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (KKPR).

Hadir dalam Ekspose tersebut direktorat Jendral Tata Ruang Kementerian ART/BPN beserta jajaran, Kasubdit Perencanaan Tata Ruang, Kepala Kantor Wilayah Badan Ketahanan Nasional, Kepala OPD terkait Lingkup Prov. Sulsel, Sekda Maros, Ketua DPRD Kab. Takalar, Kadis PUPR Kab. Takalar, Kepala Kantor Pertanahan Kab. Takalar, Tim Forum Penataan Ruang Kab. Takalar dan Tim Konsultan Tata Ruang Kab. Takalar. (*)

    
error: waiit