Teror Bom Molotov di Takalar: Mobil Pensiunan Polisi Nyaris Hangus, Pelaku Diburu Polisi

TAKALAR, INDIWARTA.COM – Aksi teror menggegerkan warga BTN Gemit, Kelurahan Sombala Bella, Kecamatan Pattallassang, Kabupaten Takalar, pada Minggu (04/5/2025) dini hari. Sekitar pukul 03.00 WITA, sebuah ledakan diduga bom molotov hampir membakar mobil milik H. Ali, seorang pensiunan anggota Satlantas Polres Takalar.

Kejadian bermula saat istri H. Ali mendengar teriakan warga tentang api yang menyala di atas mobil yang terparkir di halaman rumah mereka. Spontan, H. Ali terbangun dan mendapati mobilnya sudah dilalap api kecil yang berpotensi membesar jika tidak segera dipadamkan.

Read More  Tuding PT.Bulukumba Berkah Mandiri Kebal Hukum, GPAM Sulsel Akan Buat Surat Terbuka untuk Kapolri

“Sekitar jam 3 subuh saya dibangunkan istri karena ada api menyala di atas mobil, dan tetangga berteriak ada kebakaran,” ungkap H. Ali saat ditemui.

Rekaman CCTV dari tetangga menunjukkan seorang pria yang mengendarai sepeda motor matic melemparkan benda mencurigakan ke arah kendaraan H. Ali. Benda tersebut meledak sesaat kemudian, memicu percikan api di bagian atas mobil.

Read More  Getol Bertamasya, Dinkes Sulsel dan Dinkes Kota Makassar Kolaborasi Penilaian Toilet

H. Ali mengaku tidak pernah memiliki musuh ataupun menerima ancaman selama berdinas sebagai anggota kepolisian. Ia menilai kejadian ini sebagai bentuk teror pertama yang ia alami sepanjang hidupnya.

Pihak kepolisian bergerak cepat. KBO Reskrim Polres Takalar, Iptu Sumarwan, menyatakan bahwa kasus ini tengah dalam penyelidikan intensif.

“Percobaan pembakaran rumah pensiunan polisi ini masih dalam tahap penyelidikan. Kami akan segera mengungkap siapa pelakunya,” ujar Iptu Sumarwan.

Read More  Bagikan Jaket dan Rompi, Kapolres Sidrap : Ciri Khas Sebagai Anggota Polri

Kerugian akibat insiden ini diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah. Korban telah membuat laporan resmi ke Polres Takalar untuk penanganan lebih lanjut.

Aparat kepolisian mengimbau masyarakat tetap tenang dan waspada, serta segera melapor jika melihat aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar.

(*/Red)