banner 728x250    

Tim MARAK Irham Tompo Temukan Indikasi Penyalahgunaan Wewenang dan Bansos Di Dapil 3 Bulukumpa Rilau Ale

INDIWARTA.COM, BULUKUMBA_ Tim pemenangan calon legislatif Irham Tompo dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dapil 3 Bulukumpa Rilau Ale, sektor pemuda dan mahasiswa kembali melakukan konsolidasi guna untuk perkuat langkah-langkah teknis menuju 14 Februari 2024. Mulai dari penguatan dan pendataan basis di setiap desa/kelurahan.

   

Dalam pertemuan tersebut, gerilyawan Irham Tompo julukan bagi pemuda dan mahasiswa yang selama ini bergerak solid dan militan lebih cenderung membahas kebocoran-kebocorak gerak yang menjadi ancaman bagi hilangnya basis suara. Mulai dari ancaman adanya intervensi dari pemegang kekuasaan dari Kabupaten hinggan Desa dan Kelurahan yang diindikasikan akan mengarahkan masyarakat untuk memilih caleg tertentu, mobilisasi ASN yang cenderung memihak, sampai penggunaan Bansos (Bantuan Sosial) sebagai alat kampanye.

Maka dari itu, tim MARAK (Merawat Rakyat / Mahasiswa Bersama Rakyat) menggagas ulang metode. Mulanya hanya diperuntukkan untuk mendulang suara milenial dan gensi, kini bermetamorfosis mengawal dan merawat jalannya pemilu berlangsung demokratis tanpa mencedarai perjuangan pemuda dan mahasiswa yang menitipkan asanya kepada Irham Tompo.

“Sebagai gerilyawan Irham Tompo, tentu kami akan berupaya semaksimal mungkin dalam memenangkan beliau di dapil Bulukumpa Rilau Ale ini, betul bahwa kami menginginkan Legislator yang kompeten, karena itu syarat utama sebagai perwakilan aspirasi dari masyarakat”, kata Dodi sebagai koordinator Tim Marak.

“Di lapangan kami menemukan fakta dan indikasi-indikasi kecurangan yang akan membahayakan dukungan kami, mulai dari penyalahgunaan kekuasaan (abuse of power) hingga penyalahgunaan bansos sebagai alat kampanye untuk caleg tertentu”, sambungnya.

“Maka itu kami perlu mengevaluasi ini, saya berterima kasih kepada tim yang sudah menemukan fakta-fakta lapangan. Kami sudah mengantisipasi semua, intinya kami siap bekerja semaksimal mungkin untuk terus memastikan bahwa saudara Irham Tompo bisa mendapatkan satu kursi”, tutup Dodi. (*)

  
error: waiit