Bupati Takalar Jemput Dukungan Komdigi, Dorong Layanan 112 hingga Desa Digital

Pangeran Athar

JAKARTA, INDIWARTA.COM – Pemerintah Kabupaten Takalar mempercepat langkah transformasi digital dengan menjajaki kerja sama strategis bersama Kementerian Komunikasi dan Digital. Upaya itu ditandai melalui audiensi Bupati Takalar, Mohammad Firdaus Daeng Manye, di kantor pusat Kementerian Komunikasi dan Digital, Jalan Medan Merdeka Barat Nomor 9, Jakarta Pusat, Senin, (25/05/2026).

Dalam pertemuan tersebut, rombongan Pemerintah Kabupaten Takalar diterima Direktur Akselerasi Infrastruktur Digital Komdigi, Muyadi. Audiensi berlangsung membahas sejumlah program prioritas yang dinilai penting untuk mendukung percepatan pelayanan publik berbasis digital di Takalar.

Beberapa isu utama yang menjadi pembahasan meliputi pengembangan layanan panggilan darurat 112, penguatan program Desa Digital, hingga peningkatan akses internet di wilayah yang masih terbatas jaringan komunikasi. Pemerintah Kabupaten Takalar berharap dukungan pemerintah pusat dapat mempercepat pemerataan layanan digital hingga ke tingkat desa.

Firdaus Daeng Manye mengatakan transformasi digital bukan lagi sekadar pilihan, melainkan kebutuhan mendesak dalam tata kelola pemerintahan modern. Menurut dia, akses layanan digital yang merata akan berdampak langsung terhadap kualitas pelayanan masyarakat.

“Program digitalisasi harus mampu dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Mulai dari layanan darurat 112, penguatan desa digital, hingga akses internet yang merata menjadi bagian penting dalam mendukung kemajuan daerah,” kata Firdaus.

Ia menilai keterhubungan digital menjadi fondasi penting dalam membuka akses informasi, layanan pemerintahan, pendidikan, hingga peluang ekonomi masyarakat di wilayah pedesaan.

Sementara itu, Muyadi menyambut positif langkah Pemerintah Kabupaten Takalar yang aktif membangun komunikasi dengan pemerintah pusat untuk mempercepat pembangunan infrastruktur digital daerah. Menurut dia, sinergi pusat dan daerah menjadi faktor penting dalam mendorong pemerataan layanan komunikasi nasional.

Audiensi tersebut diharapkan menjadi pintu awal bagi penguatan ekosistem digital di Kabupaten Takalar, termasuk menghadirkan layanan publik yang lebih cepat, modern, dan mudah diakses masyarakat. Pemerintah daerah juga menargetkan digitalisasi dapat mendukung visi Takalar sebagai daerah yang maju dan terkoneksi secara digital. (*)