Jelang Penutupan, Satgas TMMD 117 Kodim 1411/Bulukumba Finishing Perintisan Jalan

Indiwarta.com_ BULUKUMBA, Pada hari ke-25 pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-117 di Kodim 1411/Bulukumba, yang berpusat di lingkungan Lemo-lemo, Kelurahan Tanah Lemo, Kecamatan Bontobahari, hasilnya sudah mulai terlihat, Minggu (6/8/2023).

Di hari ke-25 ini, baik kegiatan fisik maupun non-fisik dari rangkaian TMMD telah mencapai tahap akhir, dan saat ini sebanyak 110 orang personil Satgas TMMD yang terdiri dari sedang fokus pada tahap finishing.

   

Dalam pandangan Kapten Kav Andi Mapparanru, selaku Danki SSK TMMD 117, dan Pejabat Lapangan, dan pengawas, menyampaikan bahwa hingga hari ke-25 progres pekerjaan sasaran utama telah mencapai 97 persen.

“Sejak dimulai, program ini telah melewati banyak tantangan, dan alhamdulillah kami sudah sampai pada tahap finalisasi program yang kami rintis bersama,” ujarnya.

Dalam perspektifnya, dia menegaskan bahwa menjelang penutupan yang akan segera dilakukan, targetnya adalah menyelesaikan seluruh pekerjaan hingga 100 persen.

Hal ini dilakukan untuk memastikan hasil kerja keras yang telah dilakukan tidak menjadi beban bagi masyarakat di masa mendatang.

“Ketika kami mengakhiri kegiatan ini, kami ingin agar masyarakat segera merasakan manfaatnya,” tegasnya.

Sementara itu, Lurah Tanah Lemo, Ikhlas Ridha Oetsman mengungkapkan, bahwa manfaat dari kegiatan TMMD Ke-117, yang diinisiasi oleh TNI bersama instansi terkait dan masyarakat, telah mulai dirasakan oleh warga sekitar.

“Kami merasa senang, karena akses jalan baru ini akan mempermudah segala aktivitas masyarakat,” ungkapnya.

Untuk diketahui, TMMD Kodim 1411/Blk tahun ini dipusatkan di Kelurahan Tanah Lemo, Kecamatan Bontobahari, yang dimulai sejak 12 Juli hingga 10 Agustus 2023 mendatang.

Dalam program TMMD kali ini ada dua sasaran. Sasaran fisik, meliputi perintisan jalan penghubung antara Kelurahan Tanah Lemo dan Desa Bira Kecamatan Bontobahari sepanjang 2,5 kilometer dengan lebar 5 meter dan kemudian sasaran tambahan pembuatan jamban dan RTLH.

Sedangkan sasaran non fisik, yaitu bakti sosial berupa pengobatan gratis, melaksanakan kegiatan penyuluhan bela negara, penyuluhan kesehatan, penyuluhan hukum dan Kamtibmas. (*/)

  
error: waiit