TAKALAR, INDIWARTA.COM – Kepala Dinas Koperasi, UKM, Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Takalar, Syarief H, bergerak cepat menangani pagar depan kantor dinas yang roboh dan nyaris tumbang di Jalan Ince Husain Daeng Parani, Kelurahan Kalabbirang, Kecamatan Pattallassang, Selasa pagi, (12/05/2026).
Pagar kantor tersebut dilaporkan mengalami kemiringan sekitar 30 derajat dan dinilai membahayakan pegawai maupun pengguna jalan yang melintas di sekitar lokasi. Proses evakuasi pun langsung dilakukan dengan melibatkan Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan (DLHP) Kabupaten Takalar.
Pantauan di lokasi menunjukkan suasana kantor tampak sibuk sejak pagi. Syarief H terlihat mengarahkan pegawai dan memastikan proses penanganan berjalan aman. Sejumlah personel juga bersiaga di sekitar pagar yang hampir roboh tersebut.
Untuk membantu proses evakuasi, DLHP Takalar menerjunkan arm roll truk yang dilengkapi sistem hidrolik. Kendaraan itu digunakan menarik pagar menggunakan rantai besi agar kembali ke posisi semula.
Sebelum proses dilakukan, area garasi kantor terlebih dahulu dikosongkan agar kendaraan berat dapat masuk dengan leluasa. Setelah posisi truk dinilai tepat, rantai besi mulai dipasang pada bagian pagar yang roboh.
Sejumlah pegawai turut membantu menahan dan menyeimbangkan pagar agar tidak semakin miring. Batu penyangga juga ditempatkan di bagian pondasi untuk membantu proses pengangkatan secara perlahan.
Syarief H mengatakan kondisi pagar tersebut sebenarnya sudah mengalami kerusakan sejak beberapa tahun terakhir dan belum sempat ditangani secara maksimal.
“Pagar ini sudah roboh sejak dua pejabat kepala dinas sebelumnya. Karena membahayakan, kami langsung mengambil langkah cepat untuk melakukan penanganan,” ujarnya.
Menurut dia, langkah cepat dilakukan setelah melihat kondisi pagar semakin mengkhawatirkan dan berpotensi membahayakan keselamatan.
“Saya langsung menghubungi Pak Irwan untuk meminta bantuan personel dan alat agar proses evakuasi segera dilakukan sebelum membahayakan pengguna jalan maupun pegawai,” katanya.
Ia menilai sinergi antarorganisasi perangkat daerah sangat penting dalam menyelesaikan persoalan yang membutuhkan penanganan cepat di lapangan.
“Kami ingin memastikan pelayanan pemerintahan tetap berjalan aman dan nyaman. Kalau ada persoalan seperti ini harus segera ditangani bersama-sama,” ujar Syarief.
Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan Kabupaten Takalar, Irwan A. Rachman, mengatakan pihaknya langsung menurunkan personel begitu menerima laporan dari Dinas Koperasi.
“Sesuai tagline Takalar Cepat, kami langsung turun membawa personel dan alat yang dibutuhkan untuk membantu proses penanganan,” kata Irwan.
Proses evakuasi akhirnya berhasil diselesaikan sekitar pukul 10.00 Wita. Pagar yang sebelumnya miring berhasil dikembalikan ke posisi lebih stabil dan aman.
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun area sekitar sempat diamankan selama proses berlangsung guna mengantisipasi risiko yang tidak diinginkan. (*)












