TAKALAR, INDIWARTA.COM – Gerbong mutasi di lingkungan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimpas) kembali bergerak di wilayah Sulawesi Selatan. Perubahan mencolok terjadi pada pucuk pimpinan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Takalar.
Berdasarkan Surat Keputusan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan RI Nomor M.IP-167.SA.03.03 Tahun 2026, Mansur yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Lapas Kelas IIB Takalar, resmi dipromosikan sebagai Kepala Lapas Kelas IIA Bulukumba. Kamis (09/04/2026).
Mansur telah memimpin Lapas Takalar selama lebih dari satu tahun. Dalam masa jabatannya, ia dinilai mampu meningkatkan kualitas pelayanan sekaligus menjaga stabilitas keamanan bagi warga binaan.
Posisi yang ditinggalkannya kini diisi oleh Andi Gunawan, yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Lapas Kota Agung, Provinsi Lampung. Kehadirannya diharapkan dapat melanjutkan tren positif yang telah dibangun di Lapas Takalar.
Adapun jabatan Kalapas Kelas IIA Bulukumba sebelumnya diisi oleh pelaksana tugas selama dua bulan, yakni Ashari, yang juga menjabat sebagai Kepala Bidang Pembimbing Keamanan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sulawesi Selatan.
Selama masa kepemimpinan sebelumnya, berbagai upaya pembenahan telah dilakukan, terutama dalam memperketat pengamanan dan menekan peredaran barang terlarang di dalam lapas. Kini, tongkat estafet kepemimpinan definitif berada di tangan Mansur.
Selain itu, mutasi juga menyentuh jajaran Lapas Kelas I Makassar. Hendrik, yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Bidang Kegiatan Kerja, mendapat promosi sebagai Kepala Lapas Kelas IIB Merauke.
Mutasi ini merupakan bagian dari upaya penyegaran organisasi serta pengembangan karier manajerial di lingkungan Kemenimpas. Langkah ini sekaligus ditujukan untuk memperkuat integritas dan kualitas pelayanan pemasyarakatan di seluruh Indonesia. (*)












