Optimis PBB Raih 3 Kursi DPRD Makassar, Arman Muis : Isinya Petarung

Indiwarta.com_ MAKASSAR, Partai Bulan Bintang (PBB) Kota Makassar, memasang target realistis pada Pileg 2024 mendatang. Dimana partai berstatus non parlemen, hanya menargetkan tiga kursi.

Ketua PBB Makassar, Arman Muis, ST menuturkan, target tiga kursi tersebar di dapil 1, 2 dan 4. Dia sengaja menargetkan tiga kursi di dapil tersebut, karena komposisi bacaleg cukup memumpuni. Sementara di dapil 3 dan 5, diakuinya, sengaja dikosongkan.

   

“Kita pilih tiga dapil ini, karena isinya petarung. Dari pada kita isi semua tapi asal pasang, kan percuma ,” ungkapnya, kepada awak media, Minggu (27/8/2023).

Arman menjelaskan, untuk komposisi Bacaleg PBB di DPRD Kota, hanya berjumlah 25 orang dari kuota 50. Namun ia optimis, mampu memenuhi target tersebut. Sehingga ia menghimbau seluruh Bacaleg PBB DPRD Kota bisa kompak.

“Yang penting kompak, kami mengimbau semua Bacaleg bekerja meraih suara. Jangan dulu berpikir siapa yang duduk, tapi bekerja untuk mendapatkan satu kursi,” jelasnya, yang juga Ketua Asosiasi Bengkel Las Kota Makassar ini.

Sementara, Jubir PBB Makassar Ishak, mengatakan, dengan upaya partainya mendukung bakal calon Presiden Prabowo Subianto kian menguatkan menghadapi Pileg nanti. Sebab pemilih Prabowo, besar kemungkinan memilih partai pendukung.

“PBB mendukung Prabowo Subianto akan menambah kekuatan. Karena yang lalu 3 ribu sampai 5 ribu suara memilih partai pengusung Capres. Ada pengaruh lah dengan pengusungan pencapresan ini. Ini semua kita analisa,” terangnya.

Diketahui, di pileg 2024 nanti, Ketua Dewan Pimpinan Daerah Partai Bulan Bintang (DPD PBB) Makassar, Arman Muis, ST bakal maju bertarung memperebutkan kursi DPRD Makassar.

Arman Muis juga bakal bertarung di Dapil 3, meliputi Kecamatan Tamalanrea dan Kecamatan Biringkanayya, dengan memperebutkan 11 kursi.

Data diri :

Nama Lengkap : Arman Muis, ST
Tempat Kelahiran : Mare, Bone, 22 November 1971
Alamat : Citra Sudiang Estate Blok C 18
Pekerjaan : CEO PT UGI GROUP. (*/Arman)

  
error: waiit