TAKALAR, INDIWARTA.COM – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Takalar terus mendorong transformasi digital dalam tata kelola pendidikan. Salah satu langkah terbarunya adalah menghadirkan aplikasi PASSIRIKIA BOS, sebuah platform digital yang dirancang untuk mempermudah pengelolaan dan pelaporan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).
Inovasi tersebut diperkenalkan melalui kegiatan sosialisasi dan pelatihan yang digelar di Hotel All Nite & Day Makassar. Kegiatan itu diikuti oleh para kepala sekolah dan bendahara sekolah yang akan menjadi pengguna utama aplikasi dalam mendukung administrasi pengelolaan dana BOS.
Kehadiran PASSIRIKIA BOS mendapat respons positif dari peserta. Mereka menilai aplikasi tersebut mampu menyederhanakan proses administrasi yang selama ini membutuhkan waktu dan tahapan yang cukup panjang.
“Aplikasi PASSIRIKIA BOS ini cukup memberikan manfaat dan kecepatan layanan serta kemudahan mendokumentasikan administrasi pengelolaan keuangan,” ujar salah seorang peserta usai mengikuti pelatihan, Selasa, (10/06/2026).
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Takalar, Dodi Ryan Saputra, mengatakan pengembangan aplikasi tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat reformasi birokrasi dan digitalisasi pelayanan publik di sektor pendidikan.
Menurut Dodi, pemerintah daerah berkomitmen menghadirkan sistem yang lebih efektif, transparan, dan akuntabel agar pelayanan kepada satuan pendidikan dapat berjalan lebih cepat dan tepat sasaran.
“Aplikasi ini merupakan bentuk komitmen kami untuk mendukung transformasi digital dalam pengelolaan pendidikan, khususnya dalam tata kelola dana BOS agar lebih tertib, transparan, dan mudah diawasi,” katanya.
PASSIRIKIA BOS berfungsi sebagai pusat layanan digital untuk proses pengunggahan, pengelolaan, dan verifikasi Surat Pertanggungjawaban (SPJ) dana BOS. Melalui sistem tersebut, kepala sekolah dan bendahara dapat mengunggah dokumen secara daring dalam format PDF tanpa harus melalui proses administrasi manual yang memakan waktu.
Setelah dokumen masuk ke dalam sistem, Tim Manajemen BOS tingkat kabupaten akan melakukan verifikasi secara berjenjang dan terdokumentasi. Seluruh proses tercatat dalam rekam jejak digital yang dapat diakses kembali sewaktu-waktu untuk kepentingan monitoring maupun evaluasi.
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Takalar berharap penerapan aplikasi ini dapat meningkatkan kualitas tata kelola keuangan sekolah sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap pengelolaan dana pendidikan.
“Melalui pembenahan sistem ini, kami ingin memastikan pengelolaan pendidikan berjalan lebih baik dan semakin dipercaya oleh masyarakat,” ujar Dodi.
Peluncuran PASSIRIKIA BOS menjadi salah satu langkah strategis Pemerintah Kabupaten Takalar dalam membangun budaya kerja yang modern, efisien, dan berbasis teknologi, sejalan dengan upaya peningkatan kualitas layanan pendidikan di daerah. (*)












