Tangis Haru PJ Bupati Buru Syarif Hidayat Iringi Harlah NU Ke-102: Mimpi yang Jadi Nyata

MALUKU BURU, INDIWARTA.COM – Perayaan Hari Lahir (Harlah) Nahdlatul Ulama (NU) ke-102 di Kabupaten Buru berlangsung penuh semangat dan haru. Acara akbar yang digelar pada 25 Februari 2025 di Panen Raya, Kecamatan Waeapo, itu dihadiri ribuan warga NU, tokoh daerah dan nasional.

Penjabat Bupati Buru, Syarif Hidayat, S.E., M.Si., yang juga mantan Ketua PWNU Maluku, hadir dan memberikan sambutan yang menyentuh hati. Ia tak kuasa menahan air mata saat menyanyikan lagu kebangsaan NU, “Yalal Wathan”, bersama para peserta.

“Saya terharu karena inilah mimpi yang menjadi nyata. Dulu saya hanya bisa membayangkan, kini saya melihat sendiri ribuan warga NU bersatu dalam satu semangat,” ucap Syarif penuh emosional.

Ia juga menegaskan pentingnya regenerasi dalam tubuh NU untuk memastikan keberlanjutan peran organisasi ini dalam pembangunan daerah. “Kader NU harus siap mengambil peran aktif di masyarakat. Ini bukan sekadar tugas, tapi juga panggilan,” tegasnya.

Wakil Ketua Umum PBNU, Dr. (H.C.) K.H. Zulfa Mustofa, turut hadir dan memberikan penguatan ideologis. Ia menyampaikan bahwa kekuatan NU bertumpu pada empat pilar utama: keilmuan ulama, moderasi beragama, komitmen kebangsaan, dan kekompakan organisasi.

“NU adalah rumah besar umat Islam. Acara sebesar ini di Buru menjadi bukti nyata kebesaran dan cinta warga kepada NU,” ungkapnya.

Ketua PWNU Maluku, Dr. H. Yamin, berharap momen ini menjadi titik awal bagi kemajuan NU di Maluku. “Semoga NU di Buru terus menjadi pilar Islam yang menebar manfaat bagi seluruh masyarakat,” ujarnya menutup acara.

(*/Sofyan)