TAKALAR, INDIWARTA.COM – Seratus hari pertama masa kepemimpinan Bupati Takalar H. Firdaus Daeng Manye dan Wakil Bupati H. Hengky Yasin secara resmi diperingati dalam sebuah acara meriah yang digelar di pelataran Rumah Jabatan Bupati Takalar, Jumat malam (13/6/2025).
Acara ini dihadiri oleh jajaran Forkopimda Takalar, Ketua DPRD, Kapolres, Dandim 1426, Kejari, Sekda Takalar, para Camat dan Kepala Desa se-Kabupaten Takalar, serta tokoh-tokoh masyarakat yang memberikan dukungan penuh terhadap arah kebijakan baru Pemerintah Daerah.
Dalam sambutannya, Bupati Firdaus menegaskan bahwa 100 hari pertama ini menjadi fondasi untuk mewujudkan visi besar lima tahun ke depan: Takalar Maju dan Berdaya Saing Berbasis Ekonomi Digital.
“Kami menyadari bahwa tidak mungkin seluruh pekerjaan bisa selesai dalam 100 hari, tetapi arah perubahan itu telah dimulai. Ada transformasi di berbagai sektor pendidikan, pertanian, pariwisata, olahraga, hingga pelayanan publik yang telah kami dorong untuk lebih cepat, tepat, dan akuntabel,” ujar Bupati Firdaus.
Salah satu gebrakan yang diluncurkan malam ini adalah mobil layanan E-KTP keliling, yang mempermudah masyarakat dalam mengakses layanan administrasi kependudukan tanpa harus datang ke kantor dinas.
Selain itu, Takalar juga meluncurkan layanan administrasi berbasis Artificial Intelligence (AI) serta program “Sekolah Rakyat”, yang menjadi bagian dari prioritas pendidikan inklusif dan berkualitas. Takalar tercatat sebagai salah satu dari enam kabupaten/kota di Sulsel yang masuk prioritas nasional untuk pengembangan di tahun 2025.
“Kita ingin membawa Takalar melompat lebih jauh. Era digital bukan sekadar tren, tapi keniscayaan. Dengan data, layanan publik lebih cepat, pengelolaan anggaran lebih transparan, dan masyarakat makin sejahtera,” lanjutnya.
Bupati Daeng Manye juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh elemen masyarakat, termasuk para ASN, tokoh agama, tokoh pemuda, akademisi, dan insan pers, atas sinergi dan dukungan yang telah diberikan selama 100 hari ini.
“Perjalanan masih panjang. 100 hari ini hanyalah permulaan. Masih ada ribuan langkah lagi menuju Takalar yang kita cita-citakan kabupaten yang dikenal, dibanggakan, dan menjadi simbol kemajuan di Sulawesi Selatan bahkan Indonesia,” pungkas Bupati Firdaus, diikuti dengan tepuk tangan meriah dari hadirin.
Lanjut, Tak hanya fokus pada pemaparan layanan digital dalam acara tersebut, pemerintah daerah Daeng Manye juga menyalurkan berbagai bantuan langsung sebagai bentuk perhatian kepada masyarakat:
• Santunan untuk 100 anak yatim dan warga kurang mampu
• Penyerahan 3.663 unit bangku/kursi belajar modern
• Beasiswa pendidikan untuk 20 siswa SD dan SMP
• BPJS Kesehatan gratis bagi 10 warga tidak mampu
• Penyerahan Mobil Layanan Mobile KTP sebagai bagian dari transformasi layanan publik
Di akhir pidatonya, Bupati Firdaus mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus bersinergi membangun Takalar.
Acara ini menjadi momentum penting, menandai arah dan semangat baru kepemimpinan Takalar yang lebih proaktif, modern, dan berfokus pada pelayanan masyarakat yang inklusif dan berkelanjutan. (*)












