TAKALAR, INDIWARTA.COM – Bupati Takalar, Dr. H. Mohammad Firdaus Daeng Manye, MM, melakukan peletakan batu pertama sebagai tanda dimulainya renovasi pembangunan Masjid Nurul Hidayah Pa’lalakkang, Kecamatan Galesong, Kabupaten Takalar, pada Minggu (20/4/2025).
Dalam sambutannya, Bupati Daeng Manye menyampaikan bahwa pembangunan dan renovasi rumah ibadah adalah hal penting dalam mendukung kehidupan beragama masyarakat. Terlebih lagi, seiring pertumbuhan penduduk, keberadaan masjid yang nyaman dan luas sangat dibutuhkan untuk mempererat tali ukhuwah serta meningkatkan keimanan umat.
“Alhamdulillah, antusiasme masyarakat sangat tinggi dan gotong royong begitu terasa dalam mendirikan masjid ini. Semoga masjid ini dapat menampung lebih banyak jamaah serta menjadi pusat penguatan ukhuwah Islamiyah di Desa Pa’lalakkang,” ujarnya.
Ia juga berharap proses pembangunan dapat berjalan lancar dan selesai tepat waktu, sehingga masyarakat dapat segera memanfaatkan fasilitas ibadah yang lebih representatif.
Ketua Pengurus Masjid Nurul Hidayah, H. Baso Sau, S.Pd, M.Si, menjelaskan bahwa masjid ini pertama kali dibangun pada tahun 1970-an dan merupakan masjid tertua kedua di Galesong. Renovasi kali ini merupakan yang ketiga kalinya dilakukan, mengingat kondisi atap yang sudah rusak parah serta posisi bangunan yang kini lebih rendah dibandingkan jalan utama.
“Renovasi ini adalah hasil musyawarah bersama para tokoh masyarakat di Desa Pa’lalakkang, dengan mempertimbangkan faktor kenyamanan dan keamanan jamaah,” jelasnya.
Sebagai bentuk dukungan terhadap renovasi tersebut, Bupati Takalar turut memberikan bantuan berupa 50 zak semen.
Acara peletakan batu pertama ini turut dihadiri oleh Camat Galesong, Kabag Protokol Setda Takalar, Kepala Desa Pa’lalakkang, serta sejumlah tokoh masyarakat setempat.
(*/Read)












