TAKALAR, INDIWARTA.COM – Haryanto resmi mengemban amanah sebagai Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Takalar. Perwira berpangkat Inspektur Polisi Satu (Iptu) itu dikenal memiliki rekam jejak kuat dalam penegakan hukum yang mengedepankan integritas, profesionalisme, serta pendekatan humanis.
Lahir di Ujung Pandang pada 4 Maret 1987, Haryanto menghabiskan masa kecilnya di Kabupaten Bulukumba. Ia juga memiliki latar belakang keturunan keluarga Gowa Tallo Sanrobone, yang menurutnya turut membentuk karakter kepemimpinan yang ia jalani saat ini.
Rekam Jejak Karier
Karier Haryanto di institusi Polri terbilang cemerlang. Sebelum menjabat Kasat Reskrim Polres Takalar, ia pernah menduduki sejumlah posisi strategis, seperti Panit Subdit 3 Ditreskrimsus Polda Sulsel, Kapolsek Kawasan Pelabuhan Paotere, serta Kanit Reskrim di beberapa wilayah di Kabupaten Gowa.
Pengalamannya tak hanya terbatas di dalam negeri. Pada 2016, ia tergabung dalam misi perdamaian dunia African Union–United Nations Hybrid Operation in Darfur (UNAMID). Keterlibatan itu memberinya perspektif luas dalam menangani persoalan hukum yang kompleks dan multidimensi.
Latar Akademik dan Prestasi
Dari sisi akademik, Haryanto memiliki fondasi pendidikan yang kuat. Ia merupakan alumnus Universitas Negeri Makassar dan Universitas Satria, serta meraih gelar Magister Manajemen dari Universitas Muslim Indonesia. Saat ini, ia tengah menyelesaikan pendidikan doktoral di bidang Ilmu Manajemen.
Penunjukannya sebagai Kasat Reskrim Polres Takalar tertuang dalam Surat Telegram Kapolda Sulsel tertanggal 28 Maret 2026. Upacara serah terima jabatan telah dilaksanakan di Mapolres Takalar, Jalan Manjarungi, Kecamatan Pattallassang.
Filosofi Penegakan Hukum
Dalam menjalankan tugasnya, Haryanto menekankan pentingnya keseimbangan antara pendekatan preventif dan represif.
“Fokus utama kami adalah menciptakan ketertiban, keadilan, dan kepastian hukum bagi masyarakat melalui pendekatan yang preventif maupun represif,” ujarnya.
Selain berpengalaman di lapangan, ia juga mengantongi berbagai sertifikasi, mulai dari penyidikan tindak pidana korupsi, terorisme, hingga kejahatan siber. Atas dedikasinya, ia menerima sejumlah penghargaan, antara lain The UNAMID Medal, Satyalencana Bhakti Buana, serta Piagam Veteran Perdamaian Republik Indonesia.
Di luar tugas kedinasan, Haryanto juga aktif menulis. Ia telah menghasilkan sejumlah karya ilmiah di bidang manajemen, termasuk buku Kepemimpinan dan Pengambilan Keputusan serta Manajemen Strategi.
Dengan latar belakang akademik dan pengalaman yang luas, kehadiran Haryanto diharapkan mampu membawa Satuan Reserse Kriminal Polres Takalar menjadi lebih profesional, transparan, dan dekat dengan masyarakat. (HSN)












