Mantan Ketua PMII Buru Apresiasi Polres Buru: Tegas Cegah Masuknya Bahan Berbahaya dan Beracun

MALUKU BURU, INDIWARTA.COM – Mantan Ketua Umum Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Buru periode 2022–2023, Abdul Nurlatu, SH, memberikan apresiasi kepada Kapolres Buru AKBP Sulastri Sukidjang atas kinerjanya dalam mencegah peredaran Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) di Kabupaten Buru.

Menurut Nurlatu, jajaran Polres Buru telah bekerja maksimal dengan melakukan pengawasan ketat di pintu-pintu masuk wilayah, termasuk Pelabuhan Fery dan pelabuhan besar lainnya.

“Setiap kapal yang merapat maupun mobil truk yang keluar dari pelabuhan sudah diperiksa lebih dahulu oleh personel Polres Buru. Penjagaan ketat bahkan dilakukan sejak pagi sebelum kapal bersandar. Polres Buru patut diberikan apresiasi,” ucap Nurlatu.

Ia menegaskan, masyarakat juga perlu memiliki kesadaran hukum terkait larangan penggunaan B3.

“Tidak perlu berteriak polisi tangkap sana tangkap sini. Kalau tidak ingin ditangkap, ya jangan melanggar hukum,” tegasnya.

Lebih lanjut, Nurlatu menilai Kapolres Buru dikenal tegas dalam memimpin. Bahkan sejak menjabat Kasat Lantas di Kabupaten Buru, AKBP Sulastri sudah aktif melakukan penindakan terhadap peredaran B3.

Terkait isu lingkungan dan aktivitas pertambangan emas di Gunung Botak, Nurlatu menekankan bahwa hal tersebut merupakan tanggung jawab pemerintah provinsi maupun daerah dalam mengelola kekayaan bumi untuk kesejahteraan masyarakat Buru.

“Berbicara lingkungan dan hasil bumi adalah tanggung jawab bersama. Jadi, tidak perlu menyalahkan pihak kepolisian,” tambahnya. (*/Shofyan)